Bone Geger, Pria dengan Luka Tebas di Kepala dan Leher Ditemukan Tewas di Kebun
Jum'at, 19 Februari 2021 - 00:15 WIB
loading...
A
A
A
Polisi langsung mencari tahu pemilik tanah yang berada di sebelah tanah milik korban yang diketahui pemiliknya adalah Haji Amir yang tak lain adalah ipar korban sendiri.
Menurut Kasat Reskrim Polres Bone , AKP Ardy Yusuf mengatakan bahwa awalnya pelaku tidak mau mengakui perbuatannya, namun setelah polisi memeriksa telepon genggam milik pelaku, ternyata pelaku telah mengirim pesan singkat, SMS pada saudaranya di Makassar bahwa dirinya kena musibah.
Baca juga: Tasikmalaya Gempar, Wanita Ini Hanya Kenakan Bra dan Celana Dalam di Depan Mal Sambil Berjalan
“Motif pembunuhan lantaran pelaku sakit hati dengan korban, yang kerap melakukan pengrusakan tanaman dan mengambil buah di kebun milik pelaku. Bahkan korban diduga ingin menguasai kebun milik pelaku yang merupakan harta warisan orang tua yang sudah dibagi rata,” kata AKP Ardy Yusuf.
Sementara pelaku, Haji Amir mengaku, sebelum kejadian itu dia dan korban sudah sering berselih paham lantaran tanah warisan milik orangtua. Bahkan sesaat sebelum kejadian, dia bertemu korban dan sempat terjadi cekcok, dia bertanya pada korban, kenapa sering mengambil isi kebunnya, namun korban langsung emosi dan melayangkan celurit ke arah pelaku.
Menurut Kasat Reskrim Polres Bone , AKP Ardy Yusuf mengatakan bahwa awalnya pelaku tidak mau mengakui perbuatannya, namun setelah polisi memeriksa telepon genggam milik pelaku, ternyata pelaku telah mengirim pesan singkat, SMS pada saudaranya di Makassar bahwa dirinya kena musibah.
Baca juga: Tasikmalaya Gempar, Wanita Ini Hanya Kenakan Bra dan Celana Dalam di Depan Mal Sambil Berjalan
“Motif pembunuhan lantaran pelaku sakit hati dengan korban, yang kerap melakukan pengrusakan tanaman dan mengambil buah di kebun milik pelaku. Bahkan korban diduga ingin menguasai kebun milik pelaku yang merupakan harta warisan orang tua yang sudah dibagi rata,” kata AKP Ardy Yusuf.
Sementara pelaku, Haji Amir mengaku, sebelum kejadian itu dia dan korban sudah sering berselih paham lantaran tanah warisan milik orangtua. Bahkan sesaat sebelum kejadian, dia bertemu korban dan sempat terjadi cekcok, dia bertanya pada korban, kenapa sering mengambil isi kebunnya, namun korban langsung emosi dan melayangkan celurit ke arah pelaku.
Lihat Juga :