Derita Kakek Buta di Palembang yang Disuruh Mengemis dan Ditelantarkan Anaknya

Senin, 18 Mei 2020 - 09:23 WIB
loading...
Derita Kakek Buta di...
Kakek Parni (70) warga Kota Palembang hidup di bawah garis kemiskinan dengan kondisi buta serta lumpuh yang tinggal tanpa sanak keluarga di gubuk reot yang kumuh berukuran 2x3 meter. Foto iNews TV/Erwin
A A A
PALEMBANG - Miris nasib dialami Parni (70) salah satu warga Kota Palembang yang hidup di bawah garis kemiskinan . Dimana sang kakek Parni yang dalam kondisi buta serta lumpuh tinggal tanpa sanak keluarga di gubuk reot yang kumuh berukuran 2x3 meter.
Derita Kakek Buta di Palembang yang Disuruh Mengemis dan Ditelantarkan Anaknya

Kakek Parni mengalami kebutaan serta kelumpuhan sehingga mengharuskan dia berdiam diri di pembaringan. Untuk makan sehari- hari dia dapatkan dari bantuan dan belas kasihan para tetangga sekitar. (Baca: Cluster Baru COVID19 di Waru Sidoarjo Penyebarannya Diduga karena Undangan Hajatan)

Mendapati laporan warga terkait adanya kakek tua yang kondisinya sangat memprihatinkan tinggal di gubuk berukuran 2 x 3 meter, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda langsung mengunjungi sang kakek di gubuknya di Jalan Abi Kusno Cokro Suyoso, Lorong Paiman, Kecamatan Kertapati Palembang, Senin (18/5/2020).
Derita Kakek Buta di Palembang yang Disuruh Mengemis dan Ditelantarkan Anaknya

Dari pantauan iNews TV tampak jelas kakek yang berusia lebih dari 70 tahun ini mengalami tekanan jiwa yang berat. Dia mengalami kekecewaan terhadap anaknya yang mengorbankan dia untuk mengemis di jalanan.

Bahkan kata- kata suntik mati pun dia lontarkan berapa kali saat Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mendatangi gubuk tempat kakek Parni tinggal untuk membawa kakek Parni ke Rumah Sakit Umum Daerah Bari dan kemudian dibawa ke panti jompo untuk mendapatkan perawatan.

Tim mengalami kesulitan saat hendak membawa kakek Parni karena dia menolak bahkan harus menggendong paksa kakek Parni untuk mendapatkan perawatan.

“Saya pastikan jaminan kesehatan seluruh warga Kota Palembang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Palembang,” kata. Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda.

Dia berharap kepada camat, lurah maupun RT setempat untuk segera melaporkan jika warganya mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan dan butuhkan bantuan dari Pemerintah Kota Palembang.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Polisi Percepat Identifikasi...
Polisi Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Rekomendasi
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved