Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru, Ini Kegembiraan Wantono Dapat Rp24 Miliar
Rabu, 17 Februari 2021 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Kepada Desa Sumurgeneng, Giatno mengakui, uang ganti rugi tersebut oleh warga dipergunakan untuk banyak hal. Selain membeli mobil baru seharga ratusan juta, juga untuk merenovasi rumah dan mencari lahan baru. "Uang ganti rugi untuk rehab rumah, beli mobil dan investasi," kata Gianto.
Salah satu warga yang awalnya menolak berdirinya kilang minyak, kini mendadak jadi miliarder. Dia mengaku uang yang didapat dari ganti rugi pembebasan lahan dipergunakan untuk membeli mobil baru dan membeli tanah serta investasi lainnya.
"Selain itu, uang hasil ganti rugi juga dipergunakan untuk usaha, agar dapat digunakan hasilnya di kemudian hari," ujar salah satu warga, Wantono yang mendapat ganti rugi sebesar Rp24 miliar.
Dia juga berharap setelah kilang berdiri, warga tidak ketinggalan dan dapat kesempatan bekerja di sana.
Menurut Wartono, mayoritas lahan yang dibebaskan merupakan ladang. Apresial mematok harga cukup tinggi, yaitu Rp600 ribu sampai Rp800 ribu per meter, bergantung lokasinya. "Dengan demikian, warga bisa menerima uang pembebasan hingga miliaran rupiah," imbuhnya.
Salah satu warga yang awalnya menolak berdirinya kilang minyak, kini mendadak jadi miliarder. Dia mengaku uang yang didapat dari ganti rugi pembebasan lahan dipergunakan untuk membeli mobil baru dan membeli tanah serta investasi lainnya.
"Selain itu, uang hasil ganti rugi juga dipergunakan untuk usaha, agar dapat digunakan hasilnya di kemudian hari," ujar salah satu warga, Wantono yang mendapat ganti rugi sebesar Rp24 miliar.
Dia juga berharap setelah kilang berdiri, warga tidak ketinggalan dan dapat kesempatan bekerja di sana.
Menurut Wartono, mayoritas lahan yang dibebaskan merupakan ladang. Apresial mematok harga cukup tinggi, yaitu Rp600 ribu sampai Rp800 ribu per meter, bergantung lokasinya. "Dengan demikian, warga bisa menerima uang pembebasan hingga miliaran rupiah," imbuhnya.
(msd)
Lihat Juga :