Akselerasi Pembangunan Metropolitan Rebana, Ridwan Kamil Minta Pusat Terbitkan Perpres

Rabu, 17 Februari 2021 - 08:31 WIB
loading...
Akselerasi Pembangunan...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.Foto/dok
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendorong pemerintah pusat menerbitkan peraturan presiden (perpres) untuk mempercepat pembangunan kawasan metropolitan Rebana.

Kawasan metropolitan baru yang meliputi Cirebon-Patimban-Kertajati itu digadang-gadang bakal menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya di wilayah utara dan timur laut Provinsi Jabar.

Dorongan tersebut disampaikan Ridwan Kamil dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pengembangan Wilayah di Provinsi Jabar bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (16/2/2021) kemarin.

Baca juga: Truk Muat BBM Terjun ke Jurang Sedalam 40 Meter di Cianjur, Sopir dan Kenek Terjepit

Menurut Gubernur yang akrab disapa Emil itu, perpres dapat melengkapi dan mendukung percepatan pembangunan ekonomi di Pulau Jawa, khususnya Provinsi Jabar.

"Kalau bicara investasi, maka Jabar bagian Utara menjadi peluang, sehingga kita berharap sebuah dukungan besar. Untuk percepatan pembangungan di Rebana, kami mohon di beri Perpres supaya akan jadi dasar turunan ke bawahnya," tutur Emil.

Kehadiran kawasan metropolitan Rebana diharapkan mendongkrak pembangunan di wilayah utara/timur laut yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon dengan jumlah penduduk mencapai 9,28 juta atau sekitar 18,82 persen dari total 49,3 juta jiwa penduduk Jabar per 2019.

Sebagai jantung pertumbuhan ekonomi, di kawasan ini telah hadir Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang dan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas dan logistik.

Rebana Metropolitan diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar di masa depan melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan.

Bahkan, dengan kehadiran kawasan metropolitan Rebana, Pemprov Jabar menargetkan laju pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen, pertumbuhan nilai investasi hingga 17 persen, dan menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru pada 2030 mendatang.

"Kalau ini didukung oleh perpres, kami bisa menurunkan pengangguran dari delapan persen ke dua persen. Kalau tanpa dukungan secara terkoordinasi, pengangguran Jabar hanya turun enam persen. Ini karena akan hadir empat juta lapangan pekerjaan," papar Emil.

Baca juga: Truk Muat BBM Terjun ke Jurang Sedalam 40 Meter di Cianjur, Sopir dan Kenek Terjepit

Diketahui, rencana pengembangan kawasan metropolitan Rebana ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Rebana Metropolitan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan tujuh kepala daerah terkait dalam kegiatan West Java Investment Summit (WJIS) 2020 di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Senin (16/11/2020) lalu.

Dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan Rebana Metropolitan, Pemprov Jabar nantinya akan membentuk badan otorita khusus yang dikepalai pejabat setara eselon II. Badan otorita ini bertugas mengoordinasikan 13 titik kota baru di kawasan metropolitan Rebana.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved