Gunung Ile Lewotolok Erupsi Lagi, Waspada Lahar Dingin di Wilayah DAS
Selasa, 16 Februari 2021 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Senin Pagi Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Dia juga mengatakan, aktivitas erupsi masih terus berlangsung dan belum bisa dipastikan kapan berakhir. Hal ini terjadi karena masih ada suplai magma dari dalam dapur magma gunung Ile Lewotolok. Secara visual gunung tampak jelas, kabut teramati 0-1-011 mm.
Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang dengan warna asap putih dan kelabu. Intensitas tipis hingga sedang dengan tinggi kolom abu dari 600-700 meter di atas puncak kawah.
Dilaporkan juga bahwa sebanyak 3 kali terjadi letusan, amplitudo 30 mm dengan durasi 40 detik. Hembusan sebanyak 2 kali, amplitudo 2-4 mm dan durasi 22.5-32 detik. Gempa tremor non-harmonik sebanyak 3 kali, amplitudo 1-1.5 mm dan durasi 60-125 detik. Tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-1 mm (dominan 0.8 mm).
Baca juga: Semburan Materail Vulkanik Erupsi Raung Capai 2.000 Meter, Bandara Ditutup Total
Dia juga mengatakan, aktivitas erupsi masih terus berlangsung dan belum bisa dipastikan kapan berakhir. Hal ini terjadi karena masih ada suplai magma dari dalam dapur magma gunung Ile Lewotolok. Secara visual gunung tampak jelas, kabut teramati 0-1-011 mm.
Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang dengan warna asap putih dan kelabu. Intensitas tipis hingga sedang dengan tinggi kolom abu dari 600-700 meter di atas puncak kawah.
Dilaporkan juga bahwa sebanyak 3 kali terjadi letusan, amplitudo 30 mm dengan durasi 40 detik. Hembusan sebanyak 2 kali, amplitudo 2-4 mm dan durasi 22.5-32 detik. Gempa tremor non-harmonik sebanyak 3 kali, amplitudo 1-1.5 mm dan durasi 60-125 detik. Tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-1 mm (dominan 0.8 mm).
Baca juga: Semburan Materail Vulkanik Erupsi Raung Capai 2.000 Meter, Bandara Ditutup Total
Lihat Juga :