Bupati Batang Larang JPS Skema BLT Untuk Bayar Utang
Minggu, 17 Mei 2020 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Monitoring ini untuk memastikan penerima manfaat JPS skema BLT dari Pemkab Batang tidak ada yang dobel dengan bantuan dari Pemerintah pusat, provinsi dan dari dana desa.
"Kita juga pastikan dalam penyaluran BLT ini, tetap sesuai dengan protokol kesehatan dengan menerapkan cuci tangan, physical distancing dan penerima maupun petugas wajib gunakan masker," jelasnya. (Baca juga : Bupati Batang Kenang Duet Pamer Bojo dengan Didi Kempot )
Wihaji menjelaskan, pencairan BLT tahap pertama yang dilaksanakan hari minggu ini yakni di Kecamatan Kendeman ada 12 desa dengan jumlah penerima sebanyak 829 Kepala Keluarga (KK).
Kecamatan Tersono ada 15 desa dengan jumlah penerima 571 KK, Bawang 4 desa jumlah penerima 101 KK, Gringsing 14 desa jumlah penerima 1971 KK, Blado 6 desa jumlah penerima 350 KK, Banyuputih 5 desa junlah penerima 617 KK, Reban 6 desa jumlah penerima 417 dan Kecamatan Bandar 6 desa jumlah penerima 1.075. "Kalau total uang APBD yang kita salurkan untuk BLT tahap I sekitar Rp 2.7 miliar," jelasnya.
Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, pakai masker, sering cuci tangan dan hindari kerumunan.
"Kita juga pastikan dalam penyaluran BLT ini, tetap sesuai dengan protokol kesehatan dengan menerapkan cuci tangan, physical distancing dan penerima maupun petugas wajib gunakan masker," jelasnya. (Baca juga : Bupati Batang Kenang Duet Pamer Bojo dengan Didi Kempot )
Wihaji menjelaskan, pencairan BLT tahap pertama yang dilaksanakan hari minggu ini yakni di Kecamatan Kendeman ada 12 desa dengan jumlah penerima sebanyak 829 Kepala Keluarga (KK).
Kecamatan Tersono ada 15 desa dengan jumlah penerima 571 KK, Bawang 4 desa jumlah penerima 101 KK, Gringsing 14 desa jumlah penerima 1971 KK, Blado 6 desa jumlah penerima 350 KK, Banyuputih 5 desa junlah penerima 617 KK, Reban 6 desa jumlah penerima 417 dan Kecamatan Bandar 6 desa jumlah penerima 1.075. "Kalau total uang APBD yang kita salurkan untuk BLT tahap I sekitar Rp 2.7 miliar," jelasnya.
Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, pakai masker, sering cuci tangan dan hindari kerumunan.
(nun)
Lihat Juga :