Terungkap, Usai Dilepas 92 Ekor Sapi Selundupan Kembali Dibongkar di Tengah Laut

Selasa, 16 Februari 2021 - 11:38 WIB
loading...
Terungkap, Usai Dilepas...
Dugaan adanya konspirasi pengembalian 92 ekor sapi ilegal hasil penyelundupan dari Flores, NTT ke Bima, NTB kini mulai terungkap usai dibongkar lagi di laut. Foto/iNews TV/Edy Irawan
A A A
BIMA - Dugaan adanya konspirasi pengembalian 92 ekor ternak sapi ilegal hasil penyelundupan dari Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Bima , Nusa Tenggara Barat (NTB) kini mulai terungkap.

Baca juga: 92 Sapi Ilegal Hasil Penyelundupan Dikembalikan ke NTT, Ada Apa?

Puluhan ekor sapi yang seharusnya dibawa kembali ke daerah asalnya Flores itu justru kembali dibongkar di perairan Desa Oi Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima , NTB.

Baca juga: Ditinggal Suami Kerja, Wanita di Bali Ini Tewas saat Indehoi dengan Selingkuhan

Sebelumnya pada Minggu (14/02/2021), sejumlah pihak yang menandatangi kesepakatan pelepasan ternak ilegal tersebut. Dalam isi kesepakatan disebutkan menyatakan sepakat untuk dilakukan tindakan penolakan karantina media guna menghindari resiko penyebaran penyakit Brucellosis dari Pulau Flores, serta pertimbangan Animal Welfare sesuai dengan UU 18 tahun 2009.

Setelah diselidiki oleh pihak Polsek Wera, akhirnya terbongkar bahwa sapi yang awalnya berjumlah 92 ekor dengan rincian 24 ekor jantan dan 68 ekor betina serta 7 di antaranya mati membusuk, dibongkar di lokasi sekitar 70 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Bima .

"Setelah dilakukan pengintaian, kami kembali menangkap sapi ilegal hasil penyelundupan yang awalnya disepakati oleh beberapa pihak untuk dibawa kembali ke Flores NTT," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Kota, Iptu Ma'rufudin, Selasa (16/2/2021).

Dijelaskannya, hasil penyelidikan sementara dari puluhan ekor sapi ini tidak memiliki surat sama sekali. Begitupun keterangan dari warga yang ada di flores NTT, kerap terjadi kehilangan ternak sehingga dicurigai bahwa sapi sapi ini merupakan hasil curian para pelaku.

"Kemarin sejumlah pihak sudah menyepakati untuk dikembalikan. Namun kenapa tidak dikawal tuntas hingga harus membuat puluhan ternak ini harus dibongkar di Wera. Publik pun sudah mencurigai adanya permainan yang menggiurkan dari beberapa pihak," imbuhnya

Sementara itu, Kapolsek Wera, Iptu Husnain menyesalkan tindakan ABK dan kapten kapal yang membongkar sapi hasil penyelundupan tersebut di tepi pantai perairan Wera pada tengah malam.

"Setelah mendengar informasi adanya kapal yang membongkar sapi di sekitar Pulau Sangiang, kami pun sudah mencurigai bahwa ternak itu merupakan pelepasan dari dermaga Pelabuhan Bima yang tidak memiliki izin sama sekali. Setelah dicek, alhasil benar yang kami sangkakan," tutur Husnain.

Lantaran sudah mengetahui sapi bermasalah, jajaran Polsek Wera langsung mengamankannya sebagai barang bukti berikut 2 orang yang sedang menguasai ternak ternak tersebut.

Dari hasil koordinasi dan kerjasama antara Polsek Wera dan KP3 Pelabuhan Laut Bima, akhirnya mengumpulkan semua barang bukti sapi yang diikat tepi pantai Desa Oi Tui, tepatnya disebelah perusahaan pasir besi JMK. Lantaran pengumpulan ternak dari Senin (15/02/2021) sore hingga kembali malam, akhirnya membuat kesulitan petugas.

"Yang berhasil kami kumpulkan sebanyak 44 ekor sapi. Agar lebih serius penanganan proses kasus ini, Polsek Wera dan KP3 Pelabuhan Laut Bima menyepakati dilimpahkan ke Polres Bima Kota untuk ditindak lebih lanjut. Berdasarkan koordinasi, barang bukti 44 ekor sapi, akan dibawa ke karantina pelabuhan bima," terang Husnain

Pantauan di lapangan, 44 ekor sapi jantan dan sapi betina hasil penyelundupan dari pulau flores akhirnya dibawa menggunakan lima truk ke Polres Bima Kota. Tak lama di Mapolres, akhirnya dibawa ke karantina untuk kembali dicek kesehatan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
PB IKA PMII Terima Bantuan...
PB IKA PMII Terima Bantuan Sapi Presiden, Salurkan 5.000 Paket Daging Ramah Lingkungan
Partai Perindo Sultra...
Partai Perindo Sultra Kurban 5 Sapi, Ferry Irawan: Bentuk Kepedulian kepada Masyarakat
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman...
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved