Perjuangan Pembentukan DOB, Syaiful Huda Sebut Moratorium Bukan Jalan Buntu

Selasa, 16 Februari 2021 - 10:23 WIB
loading...
Perjuangan Pembentukan...
Ketua Umum Forkonas PP-DOB yang juga Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) dinilai bukan jalan buntu. Sebaliknya, moratorium menjadi bagian perjuangan untuk mewujudkan DOB.

Hal itu dikatakan Syaiful Huda yang baru terpilih sebagai Ketua Umum Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi (Forkonas PP-DOB).

Dalam Musyawarah Nasional Forkonas PP-DOB pertama yang digelar virtual Senin (15/2/2021), Huda menegaskan, bahwa perjuangan percepatan pembentukan DOB merupakan bagian dari komitmennya sejak 20 tahun lalu saat menjabat Sekretaris Komisi A DPRD Jawa Barat.

"Saya ingin menyampaikan komitmen pribadi saya bahwa perjuangan pembentukan daerah otonomi baru adalah bagian dari kemutlakan sejarah untuk menyejahterakan masyarakat di Indonesia," tegas Huda.

Ketua Komisi X DPR RI itu mengakui, perjuangan pembentukan DOB tidaklah mudah pascapemerintah pusat mengeluarkan kebijakan moratorium pembentukan DOB. Namun, Huda kembali menegaskan bahwa perjuangan harus terus dilakukan.

"Kita tidak boleh memaknai moratorium ini sebagai jalan buntu pembentukan daerah otonomi baru, tapi kita harus maknai ini sebagian bagian dari perjuangan tiada henti untuk pembentukan daerah otonomi baru," katanya.

Huda juga menyampaikan strategi perjuangan yang akan dilakukannya melalui dua jalur, yakni bottom up dan top down sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tentang Pemerintahan Daerah.

"Kita akan berseru dan bergerak, berjabatan tangan, terus membuat gelombang pergerakan di daerah-daerah untuk terus menyuarakan pembentukan daerah otonomi baru," imbuh Huda.

Di saat yang bersamaan, pihaknya akan meminta kebijakan politik (political will) dan komitmen dari pemerintah pusat untuk bersama-sama menggunakan hak politiknya melalui pembentukan DOB yang diinisiasi secara top down melalui pemerintah pusat.

Baca juga: Setahun Pandemi, Warga Satu Kelurahan di Kota Bandung Ini Tak Terpapar COVID-19

"Tidak hanya itu, kita akan minta pemerintah pusat untuk melakukan pembukaan moratorium parsial," papar Huda.

Melalui moratorium parsial, pihaknya akan mendorong pemerintah pusat memprioritaskan DOB yang harus segera dibentuk dan tak perlu harus bersamaan pembentukannya. Lebih lanjut Huda mengatakan, selama ini, banyak asumsi dari elit atau pejabat yang menyatakan bahwa pembentukan DOB dianggap akan membebani APBN.

Baca juga: Masih Ragu, 3000 Tenaga Kesehatan Karawang Tidak Hadir saat Vaksinasi

"Asumsi ini kita harus tolak, yang benar adalah apabila APBN dialokasikan secara langsung menjadi pembiayaan ke daerah-daerah di seluruh kota dan kabupaten akan lebih bermanfaat," tegas Huda seraya menekankan bahwa isu pembentukan DOB ke depan harus selalu diperbincangkan oleh publik.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Kawendra Salurkan 88...
Kawendra Salurkan 88 Sapi Kurban di Jember Lumajang dan Daerah Lainnya
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Lewati Masa Kritis setelah Kecelakaan di Tol
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Kecelakaan di Tol, 2 Staf Tewas
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Rekomendasi
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved