Tracing dan Testing di Surabaya Bisa Menurunkan Angka Kematian

Selasa, 16 Februari 2021 - 00:21 WIB
loading...
Tracing dan Testing...
SURABAYA - Upaya tracing dan testing membawa dampak besar bagi pemutusan penularan COVID-19 di Kota Pahlawan. Kawal COVID-19 pun menilai upaya masif di Surabaya dalam testing dan tracing bisa membantu data nasional. (Ist)
A A A
SURABAYA - Upaya tracing dan testing membawa dampak besar bagi pemutusan penularan COVID-19 di Kota Pahlawan. Kawal COVID-19 pun menilai upaya masif di Surabaya dalam testing dan tracing bisa membantu data nasional.

Koordinator Data Kawal COVID-19 , Ronald Bessie menuturkan, selama ini penanganan yang dilakukan pemkot melalui kebijakan tracing dan testing itu berdampak cukup besar dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. "Kemudahan masyarakat untuk memperoleh tes swab di puskesmas itu adalah upaya pemerintah yang sangat baik,” kata Ronald Bessie, Senin (15/2/2021).

Ia menjelaskan, dari tracing yang dilakukan secara masif itu membuat pasien yang terpapar segera mendapatkan treatmen yang tepat. Dari situ lah maka, laju angka kematian pun ikut menurun seiring meningkatnya kasus pasien COVID-19 yang sembuh.

Hal itu dillihatnya dari data yang ditampilkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemkot Surabaya. Selain itu, dia memastikan bahwa masyarakat bersama-sama turun dan terlibat langsung dalam membantu pemerintah menyelesaikan persoalan tersebut. “Jumlah tes yang meningkat itu yang akan membatasi wabah dan penularan. Dan dampaknya juga dapat menurunkan angka kematian,” ucapnya.

Bessie menambakan, kondisi Kota Pahlawan saat ini sudah jauh lebih baik dari hari ke hari. Namun begitu, ia meminta agar penanganan seperti saat ini secara konsisten dilakukan meskipun kondisinya sudah cukup baik. Bahkan, dia juga meminta kepada daerah-daerah sekitar Surabaya juga ikut melaksanakan upaya yang sama.

Menurutnya, kota-kota atau daerah sekitar Surabaya juga menjadi faktor pendukung yang cukup penting pada keberhasilan penanganan. “Karena menempel tidak bisa lepas. Karena menempel tidak bisa lepas itu sangat penting sekali,” jelasnya. Baca: Miris Nian, Demi Bodi Langsing IRT Cantik Ini Jadi Bandar Sabu.

Apalagi, menurut dia, keberhasilan itu juga tidak lepas dari peran Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Surabaya. Dari situ lah kapasitas tes usap PCR meningkat. Ribuan tes disediakan bagi warga Surabaya maupun non Surabaya yang datang dengan persyaratan. “Lalu saya juga mendengar adanya swab hunter dan operasi yustisi. Itu juga yang menambah banyak dampak dan berefek pada jumlah kasus dan termasuk mengurangi angka kematian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Febria Rachmanita menambahkan, total keseluruhan data tes swab PCR secara kumulatif sampai dengan per 14 Februari 2021 mencapai 557,893 sampel. Baca Juga: Memilukan, 12 Korban Tanah Longsor Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia.

Kemudian, untuk hasil tracing pada kontak erat per 14 Februari 2021 menunjukkan peningkatan 1.174 orang kontak erat. Oleh karena itu, secara kumulatif total tracing sampai kemarin berjumlah 481,218 kontak erat. "Untuk ratio tracing saat ini 1:23.27. Lalu teridentifikasi 11 klaster besar di Kota Pahlawan," katanya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Survei ARCI: 75,5% Warga...
Survei ARCI: 75,5% Warga Jawa Timur Puas Kebijakan Energi Prabowo–Gibran
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Ibas: Tagline Baru Pesona...
Ibas: Tagline Baru Pesona Pacitan, 70 Mil Seribu Satu Cerita
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Cek Jadwal dan Kuota...
Cek Jadwal dan Kuota Jalur Prestasi SPMB Jatim 2026, Ada Golden Ticket
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved