Banjir dan Longsor Nganjuk, Pemprov Jatim Terjunkan Tim Reaksi Cepat
Senin, 15 Februari 2021 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
Dari data BPBD Provinsi Jawa Timur, hingga kini longsor telah menimbulkan 14 korban luka ringan yang sudah dalam penanganan Puskesmas Ngetos. Selain itu terdapat dua (2) orang hilang diketemukan selamat dengan kondisi luka -luka pada kaki, dan dua (2) Korban yang hilang dalam keadaan meninggal dunia. Namun hingga saat ini masih ada 16 korban yang hilang masih dalam proses pencarian.
Baca juga: Longsor Nganjuk, 2 Korban Ditemukan Tewas, 16 Orang Masih Hilang
“Longsor ini juga telah menimbulkan kerugian berupa rumah dalam kondisi rusak berat sebanyak 8 unit. Dan saat ini sebanyak 100 orang dewasa dan 41 anak mengungsi di halaman rumah dan joglo Kepala Desa Ngetos,” katanya.
Diketahui, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sangat tinggi di tiga kecamatan, yakni tiga Kecamatan tengah kota yakni Kecamatan Berbek, Kecamatan Nganjuk, dan Kecamatan Loceret. Hal ini mengakibatkan Air Sungai Kuncir meluap di beberapa wilayah pada pukul 18.30 WIB.
Namun saat ini beberapa wilayah di Berbek dan Loceret sudah mulai berangsur surut dan tidak menimbulkan korban. Sebelumnya, hampir semua wilayah di kecamatan tersebut kondisi ketinggian airnya antara 40 - 80 cm dan sudah memasuki rumah warga. Akibat banjir ini sebanyak 41 orang dewasa dan 11 balita diungsikan di SMP 1 Nganjuk dan Gedung KWARCAB Nganjuk.
Baca juga: Longsor Nganjuk, 2 Korban Ditemukan Tewas, 16 Orang Masih Hilang
“Longsor ini juga telah menimbulkan kerugian berupa rumah dalam kondisi rusak berat sebanyak 8 unit. Dan saat ini sebanyak 100 orang dewasa dan 41 anak mengungsi di halaman rumah dan joglo Kepala Desa Ngetos,” katanya.
Diketahui, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sangat tinggi di tiga kecamatan, yakni tiga Kecamatan tengah kota yakni Kecamatan Berbek, Kecamatan Nganjuk, dan Kecamatan Loceret. Hal ini mengakibatkan Air Sungai Kuncir meluap di beberapa wilayah pada pukul 18.30 WIB.
Namun saat ini beberapa wilayah di Berbek dan Loceret sudah mulai berangsur surut dan tidak menimbulkan korban. Sebelumnya, hampir semua wilayah di kecamatan tersebut kondisi ketinggian airnya antara 40 - 80 cm dan sudah memasuki rumah warga. Akibat banjir ini sebanyak 41 orang dewasa dan 11 balita diungsikan di SMP 1 Nganjuk dan Gedung KWARCAB Nganjuk.
(msd)
Lihat Juga :