Pengelola Wisata Sebut Pengunjung Minim, Disparbud Akui PAD Pariwisata Anjlok
Senin, 15 Februari 2021 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Manajer Operasional Wisata Lembang Park and Zoo Iwan Susanto menyebutkan selama pandemi COVID-19 kunjungan wisatawan sangat terdampak. Namun pada libur long weekend Tahun Baru Imlek kemarin pengunjung ada kenaikan dibandingkan sebelumnya.
"Libur Imlek kemarin kunjungan ada kenaikan dibanding PPKM sebelumnya. Tapi kita sudah antisipasi dengan memperketat SOP new normal, protokol kesehatan," ucapnya.
Baca juga: Santriwati Korban Pencabulan Pimpinan Ponpes di Jombang Capai 15 Orang
Mengantisipasi angka kunjungan yang terus meningkat, pihaknya memberikan rambu-rambu kepada pengunjung yang datang. Seperti prtokol 3M dan kuota kunjungan 50% dari kapasitas normal. Mereka tetap bisa menikmati berbagai atraksi satwa yang disajikan seperti di resto kucing, feeding burung di kubah, feeding iguana, atraksi berkuda dan menikmati beragam satwa lainnya sebanyak 550 binatang.
"Selama libur Imlek kita tidak menyelenggarakan atraksi apapun karena menghormati ketentuan pemerintah untuk melarang warga berkumpul dalam jumlah yang banyak. Kalau kita bikin pentas barongsai khawatir jumlah pengunjung akan membludak dan rentan akan penyebaran COVID-19", pungkasnya.
"Libur Imlek kemarin kunjungan ada kenaikan dibanding PPKM sebelumnya. Tapi kita sudah antisipasi dengan memperketat SOP new normal, protokol kesehatan," ucapnya.
Baca juga: Santriwati Korban Pencabulan Pimpinan Ponpes di Jombang Capai 15 Orang
Mengantisipasi angka kunjungan yang terus meningkat, pihaknya memberikan rambu-rambu kepada pengunjung yang datang. Seperti prtokol 3M dan kuota kunjungan 50% dari kapasitas normal. Mereka tetap bisa menikmati berbagai atraksi satwa yang disajikan seperti di resto kucing, feeding burung di kubah, feeding iguana, atraksi berkuda dan menikmati beragam satwa lainnya sebanyak 550 binatang.
"Selama libur Imlek kita tidak menyelenggarakan atraksi apapun karena menghormati ketentuan pemerintah untuk melarang warga berkumpul dalam jumlah yang banyak. Kalau kita bikin pentas barongsai khawatir jumlah pengunjung akan membludak dan rentan akan penyebaran COVID-19", pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :