Dua Putri Raja Akhirnya Bisa Keluar Keraton Setelah Dikurung Tiga Hari
Minggu, 14 Februari 2021 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PPKM Skala Mikro di Salatiga, Warga Siapkan Lumbung Pangan
Menurut Gusti Moeng, dirinya sangat senang sekali akhirnya bisa sampai di Keputren. Dan bisa melihat kondisi keraton seutuhnya.
"Saya sangat trenyuh melihat Keputren, tempat tinggal kita lahir dan sampai umur 34 tahun saya menikah, harus meninggalkan Keputren, luar biasa (saat melihat kondisi) seperti kuburan. Rasanya miris lihat itu. Sepertinya habis dipotongin semak-semaknya. Tapi bangunan benar-benar sudah memprihatinkan, ,"papar Gusti Moeng.
Kesedihan kedua putri Raja ini semakin menjadi, saat melihat kondisi dimana dulunya mereka tinggal di dalam Keraton.
"Selama tiga hari dua malam saya bersama jeng Timur -panggilan Gusti Timoer Rumbai- bersama Sentono dan para penari, bisa menjadi menjadi saksi ketidak mampuan sinuhun untuk mengurus Keraton," terangnya.
Menurut Gusti Moeng, awalnya dirinya tidak mengira bisa masuk ke dalam Keraton, meskipun akhirnya terkunci di dalam.
Saat itu, dirinya melintas di Korikamandungan, dirinya melihat ada RI 10 terparkir di depan Keraton. Begitu meihat ada mobil RI 10 dan pintu Keraton terbuka, dirinya langsung turun dan masuk ke dalam.
Menurut Gusti Moeng, dirinya sangat senang sekali akhirnya bisa sampai di Keputren. Dan bisa melihat kondisi keraton seutuhnya.
"Saya sangat trenyuh melihat Keputren, tempat tinggal kita lahir dan sampai umur 34 tahun saya menikah, harus meninggalkan Keputren, luar biasa (saat melihat kondisi) seperti kuburan. Rasanya miris lihat itu. Sepertinya habis dipotongin semak-semaknya. Tapi bangunan benar-benar sudah memprihatinkan, ,"papar Gusti Moeng.
Kesedihan kedua putri Raja ini semakin menjadi, saat melihat kondisi dimana dulunya mereka tinggal di dalam Keraton.
"Selama tiga hari dua malam saya bersama jeng Timur -panggilan Gusti Timoer Rumbai- bersama Sentono dan para penari, bisa menjadi menjadi saksi ketidak mampuan sinuhun untuk mengurus Keraton," terangnya.
Menurut Gusti Moeng, awalnya dirinya tidak mengira bisa masuk ke dalam Keraton, meskipun akhirnya terkunci di dalam.
Saat itu, dirinya melintas di Korikamandungan, dirinya melihat ada RI 10 terparkir di depan Keraton. Begitu meihat ada mobil RI 10 dan pintu Keraton terbuka, dirinya langsung turun dan masuk ke dalam.
Lihat Juga :