Banjir di Pejaten Timur Surut Total, Warga Tetap Diimbau Waspadai Air Kiriman dari Bogor
Rabu, 10 Februari 2021 - 10:28 WIB
loading...
Petugas PPSU saat membersihkan permukiman warga Pejaten Timur dari lumpur sisa banjir, Selasa (9/2/2021). Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Banjir yang melanda kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sejak pada Senin lalu dipastikan telah benar-benar surut pada Rabu (10/2/2021) pagi. Pada Selasa kemarin masih terdapat 4 RW dan 8 RT yang terendam air.
Baca juga: Dulu Cipinang Melayu Langganan Banjir saat Musim Hujan, Anies Posting Foto Kenangan Tahun 2017
Lurah Pejaten Timur, Rasyid Darwis, mengatakan, pagi ini kawasan Pejaten Timur sudah tidak lagi direndam banjir yang disebabkan meluapnya Kali Ciliwung.
Kawasan Pejaten jua sudah bebas dari lumpur pascabanjir yang memenuhi jalanan hingga rumah warga. "Sudah nihil (air dan lumpur), di rumah warga dan jalanan, sudah dibersihkan," ujarnya.
Menurut dia, petugas gabungan dari Satpol PP, PPSU Kelurahan Pejaten Timur, hingga Sudin Gulkarmat Jaksel telah melakukan pembersihan sisa lumpur dan sampah pascabanjir.
Baca juga: Jakarta Banjir, DPRD DKI: Pemprov Harus Edukasi Warga Jangan Buang Sampah ke Kali
Warga pun telah pulang ke rumahnya masing-masing sejak Selasa, 8 Februari kemarin dan membersihkan tempat tinggal tersebut, termasuk perabotannya. Warga juga telah melakukan aktivitas sebagaimana biasanya.
Meski begitu, petugas tetap disiagakan di lokasi guna mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan. Petugas masih terus melakukan berbagai imbauan kepada warga, termasuk imbauan tentang protokol kesehatan mengingat situasinya masih pandemi Covid-19.
Baca juga: Selain Covid-19, Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Kini Diancam Berbagai Penyakit Ini
"Kami tetap melakukan pemantauan, kami berkoordinasi dengan petugas Bendung Katulampa dan saat ada kondisi Siaga 3 di sana. Kami pun mengimbau warga untuk bersiap-siap terkait air luapan dari Kali Ciliwung 4 jam ke depan," tuturnya.
Ia mengatakan, saat Bendung Katulampa mengalami Siaga 3 atau 4, air di Kali Ciliwung berpotensi meluap dan air kiriman dari Bogor itu bisa datang ke kawasan Pejaten Timur 4 jam berikutnya.
Baca juga: Dulu Cipinang Melayu Langganan Banjir saat Musim Hujan, Anies Posting Foto Kenangan Tahun 2017
Lurah Pejaten Timur, Rasyid Darwis, mengatakan, pagi ini kawasan Pejaten Timur sudah tidak lagi direndam banjir yang disebabkan meluapnya Kali Ciliwung.
Kawasan Pejaten jua sudah bebas dari lumpur pascabanjir yang memenuhi jalanan hingga rumah warga. "Sudah nihil (air dan lumpur), di rumah warga dan jalanan, sudah dibersihkan," ujarnya.
Menurut dia, petugas gabungan dari Satpol PP, PPSU Kelurahan Pejaten Timur, hingga Sudin Gulkarmat Jaksel telah melakukan pembersihan sisa lumpur dan sampah pascabanjir.
Baca juga: Jakarta Banjir, DPRD DKI: Pemprov Harus Edukasi Warga Jangan Buang Sampah ke Kali
Warga pun telah pulang ke rumahnya masing-masing sejak Selasa, 8 Februari kemarin dan membersihkan tempat tinggal tersebut, termasuk perabotannya. Warga juga telah melakukan aktivitas sebagaimana biasanya.
Meski begitu, petugas tetap disiagakan di lokasi guna mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan. Petugas masih terus melakukan berbagai imbauan kepada warga, termasuk imbauan tentang protokol kesehatan mengingat situasinya masih pandemi Covid-19.
Baca juga: Selain Covid-19, Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Kini Diancam Berbagai Penyakit Ini
"Kami tetap melakukan pemantauan, kami berkoordinasi dengan petugas Bendung Katulampa dan saat ada kondisi Siaga 3 di sana. Kami pun mengimbau warga untuk bersiap-siap terkait air luapan dari Kali Ciliwung 4 jam ke depan," tuturnya.
Ia mengatakan, saat Bendung Katulampa mengalami Siaga 3 atau 4, air di Kali Ciliwung berpotensi meluap dan air kiriman dari Bogor itu bisa datang ke kawasan Pejaten Timur 4 jam berikutnya.
(thm)
Lihat Juga :