Sopir Taksi Online di Batam Dirampok Oleh Penumpangnya Sendiri
Selasa, 09 Februari 2021 - 12:24 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan, kejadian ini bermula pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 20.59 WIB. Korban yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online, mendapatkan pesanan dari kedua pelaku yang minta diantar dari Kelurahan Batu Merah, ke daerah Sambau, Kecamatan Nongsa.
Baca juga: Celana Istri Muda Robek Saat Suami Rebut Kunci Kamar Kos dan Paksa Bersetubuh
"Namun sebelum sampai ke tempat tujuan, pelaku minta diturunkan di samping Panti Rehabilitas Sosial Sambau. Kemudian saat mobil korban berhenti pelaku langsung mencekik leher korban degan tali yang telah disiapkan, serta memukuli wajah korban sampai pingsan. Setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa dompet dan ponsel korban," ujar Arie, Selasa (9/2/2021).
Kemudian, atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp3.500.000 serta luka di bagian mulut dan hidung , luka lebam pada bagian wajah dan mata. Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Tim Opsnal menginterogasi korban dan saksi-saksi di lapangan.
"Kemudian Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum di backup Subdit V Cyber Ditreskrimsus berhasil mendapati ciri-ciri yang diduga pelaku. Tim bergerak mencari pelaku dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa para pelaku terlihat melintas di TKP penangkapan ," bebernya.
Baca juga: Celana Istri Muda Robek Saat Suami Rebut Kunci Kamar Kos dan Paksa Bersetubuh
"Namun sebelum sampai ke tempat tujuan, pelaku minta diturunkan di samping Panti Rehabilitas Sosial Sambau. Kemudian saat mobil korban berhenti pelaku langsung mencekik leher korban degan tali yang telah disiapkan, serta memukuli wajah korban sampai pingsan. Setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa dompet dan ponsel korban," ujar Arie, Selasa (9/2/2021).
Kemudian, atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp3.500.000 serta luka di bagian mulut dan hidung , luka lebam pada bagian wajah dan mata. Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Tim Opsnal menginterogasi korban dan saksi-saksi di lapangan.
"Kemudian Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum di backup Subdit V Cyber Ditreskrimsus berhasil mendapati ciri-ciri yang diduga pelaku. Tim bergerak mencari pelaku dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa para pelaku terlihat melintas di TKP penangkapan ," bebernya.
Lihat Juga :