Alokasi Anggaran Penanganan COVID-19 di Kabupaten Mojokerto Terjun Bebas

Selasa, 09 Februari 2021 - 04:11 WIB
loading...
Alokasi Anggaran Penanganan...
Anggaran penanganan COVID-19 di Kabupaten Mojokerto tahun 2021 terjun bebas. Tahun ini, jumlah anggaran yang dikucurkan Pemkab Mojokerto hanya Rp40,7 miliar. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
MOJOKERTO - Anggaran penanganan COVID-19 di Kabupaten Mojokerto tahun 2021 terjun bebas. Tahun ini, jumlah anggaran yang dikucurkan Pemkab Mojokerto hanya Rp40,7 miliar.

Pemkab Mojokerto berdalih, pemangkasan anggaran untuk penanganan COVID-19 ini karena tidak adanya anggaran di pemerintah daerah. Meski, saat ini Kabupaten Mojokerto sudah masuk zona kuning. Akan tetapi saat ini penyebaran COVID-19 masih relatif tinggi.

"Iya memang turun. Tahun ini (anggaran) untuk penanganan COVID-19) sebesar Rp40,7 miliar. Karena anggaran kami tidak cukup. Kami tetap harus melakukan pembangunan tahun ini," kata Penjabat Sekda Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin, Senin (8/2/2021).

Besaran ini jauh lebih sedikit dari tahun 2020 yang mencapai Rp209,9 miliar. Rincianya Rp177 miliar untuk biaya tak terduga (BTT). Sedangkan untuk pencegahan dan penanganan sebesar Rp23,6 miliar di Dinas Kesehatan. Kemudian di RSUD RA Basoeni Rp1,166 miliar dan RSUD Prof Dr Soekandar Rp 4,89 miliar.

"Namun jika nanti ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk refocusing lagi, kami siap. Fokus kami saat ini pemulihan ekonomi dan pemulihan kesehatan," imbuh mantan Kepala Dinas Kesehatan ini.

Didik menuturkan, anggaran Rp40,7 miliar itu nantinya akan dialokasikan ke beberapa sektor. Untuk biaya tak terduga (BTT) sebesar Rp30.049.000.000. Kemudian untuk honor vaksinator dan vaksinasi di Dinas Kesehatan sebesar Rp1.878.000.000. Sementara sisanya Rp8.775.000.000 guna pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19.

"BTT diperuntukan untuk beberapa hal, diantaranya untuk penanganan kesehatan. Misalnya pengadaan masker, disinfektan. Kemudian untuk penambahan ruang isolasi di rumah sakit jika nantinya diperlukan," imbuh. Baca: Pesta Tuak Berujung Maut, Warga Buleleng Tewas Dibunuh di Depan Istrinya.

Selain itu, BTT juga akan digunakan untuk jaring pengaman sosial. Misalnya bantuan sosial tunai (BST) kepada warga terdampak Covid-19. Serta guna persiapan jika nantinya Pemkab Mojokerto diminta untuk mengalokasikan anggaran guna pengadaan vaksin virus Corona.

Sedangkan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19 di Kabupaten Mojokerto, akan diserahkan ke empat organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari), Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Baca: Rem Blong, Truk Tabrak Motor hingga Masuk Sungai.

"Anggaran pemulihan ekonomi misalnya untuk pengendalian ketersediaan sembako di tingkat agen dan pasar, promosi penggunaan produk dalam negeri, infrastruktur lumbung pangan, peningkatan produktivitas usaha mikro dan pengembangan daya tarik wisata," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Survei ARCI: 75,5% Warga...
Survei ARCI: 75,5% Warga Jawa Timur Puas Kebijakan Energi Prabowo–Gibran
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Cek Jadwal dan Kuota...
Cek Jadwal dan Kuota Jalur Prestasi SPMB Jatim 2026, Ada Golden Ticket
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved