Pembenahan dan Integrasi Transportasi Umum, Daerah Diminta Contoh Jakarta
Senin, 08 Februari 2021 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, agar daerah sukses memperbaiki sistem transportasi, perlu komitmen bersama dari pemerintah pusat. Secara gamblang, Djoko menyebut sulit bagi daerah untuk membenahi sistem transportasi jika tak dibantu pemerintah pusat.
“Sayangnya, komitmen pemda masih minim. Tidak hanya itu, anggaran yang minim dan tidak sebesar DKI Jakarta, juga jadi halangan,” paparnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun sistem transportasi selama 10 tahun mencapai Rp605 Triliun. Dana itu dipakai untuk menambah armada dan jangkauan TransJakarta, moda raya terpadu (MRT), dan lintas rel terpadu (LRT).
Namun, Djoko mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki beberapa pekerja rumah (PR), antara lain, penataan jalur sepeda, ojek daring, dan terminal. Khusus terminal, Djoko menyebut Tanjung Priok dan Kampung Rambutan harus segera diperbaiki.
“Sayangnya, komitmen pemda masih minim. Tidak hanya itu, anggaran yang minim dan tidak sebesar DKI Jakarta, juga jadi halangan,” paparnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun sistem transportasi selama 10 tahun mencapai Rp605 Triliun. Dana itu dipakai untuk menambah armada dan jangkauan TransJakarta, moda raya terpadu (MRT), dan lintas rel terpadu (LRT).
Namun, Djoko mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki beberapa pekerja rumah (PR), antara lain, penataan jalur sepeda, ojek daring, dan terminal. Khusus terminal, Djoko menyebut Tanjung Priok dan Kampung Rambutan harus segera diperbaiki.
(wib)
Lihat Juga :