Ribuan Amunisi Sisa Konfrontasi RI-Malaysia Ditemukan Masih Aktif di Nunukan

Senin, 08 Februari 2021 - 00:10 WIB
loading...
Ribuan Amunisi Sisa...
Sejumlah anggota TNI menggali kembali lokasi penemuan amunisi aktif yang diduga sisa konfrontir RI-Malaysia tahun 1965, di Nunukan. Foto: Istimewa
A A A
NUNUKAN - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad Pos Lumbis berhasil mengamankan ribuan amunisi aktif berkaliber 7,62mm, di hutan Desa Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara . Sabtu (6/2/2021).

Awalnya, tiga pria Frangki, Boy dan Igo, warga Desa Tau Lumbis, yang menemukan pertama kali amunisi tersebut, secara tiba-tiba menemukan 10 buah amunisi aktif saat sedang menggali tanah untuk memasang jerat babi hutan, pada kedalaman mencapai kurang lebih 40 cm, di hutan Desa Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan.
Ribuan Amunisi Sisa Konfrontasi RI-Malaysia Ditemukan Masih Aktif di Nunukan


Baca juga: Memilukan, 4 Nelayan Deliserdang Ditangkap Kapal Patroli Malaysia

Dari penemuan tersebut, warga langsung melaporkan temuan tersebut ke Danpos Pos Lumbis Letda Arh Sutrisno Sitakar. Berdasarkan laporan warga tersebut anggota Pos Lumbis dipimpin Danpos Letda Arh Sutrisno Sitakar langsung ke lokasi penemuan.

“Selanjutnya, 6 anggota pos dibantu 3 orang pelapor mencoba menggali kembali lokasi tersebut, dan ditemukan kembali kurang lebih 1.191 amunisi aktif yang langsung diamankan ke Pos Lumbis,” kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC, Mayor Arh Drian Priyambodo, dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Jalan Fatahilah, Kecamatan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Minggu (7/2/2021).

Ribuan Amunisi Sisa Konfrontasi RI-Malaysia Ditemukan Masih Aktif di Nunukan


Baca juga: Hendak Jalan Kaki ke Malaysia, 6 Warga Lombok Ditangkap TNI di Perbatasan

Informasi yang didapat dari Bapak Tukang (veteran/saksi hidup kejadian konfrontasi RI-MLY tahun 1965), lokasi penemuan amunisi tersebut adalah tempat persembunyian pasukan Gurkha dan pasukan Inggris pada saat jaman konfrontasi dahulu. “Diduga masih ada sisa-sisa peninggalan konfrontasi RI-MLY tahun 1965 di dalam hutan wilayah Kecamatan Lumbis Hulu,” tambah Dansatgas.

Menurut dia, amunisi yang ditemukan merupakn amunisi peninggalan konfrontasi RI-MLY pada tahun 1965 dengan kaliber 7,61mm dan sampai saat ini jumlah yang sudah dikumpul dan diamankan sebanyak 1.201 butir munisi (masih aktif). Atas penemuan munisi tersebut, Personel Satgas melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan.

Ribuan Amunisi Sisa Konfrontasi RI-Malaysia Ditemukan Masih Aktif di Nunukan


Baca juga: Menguak Jalur Tikus Perbatasan RI-Malaysia

“Saya perintahkan personel yang ada di lokasi untuk melakukan penyisiran, dan pendalaman, untuk antisipasi apabila masih tersimpan ataupun masih ada sisa-sisa amunisi lainnya, atau pun bahan peledak yang masih tertanam. Untuk amunisi tersebut masih kami amankan di Pos Satgas,” tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Baku Tembak dengan KKB...
Baku Tembak dengan KKB di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas dan Sita Ratusan Amunisi
Ratusan Amunisi Ilegal...
Ratusan Amunisi Ilegal Disita Polisi dari Rumah Kontrakan di Jakbar, 1 Orang Ditangkap
Satgas Yonif Raider...
Satgas Yonif Raider 323 Borong Hasil Tani Masyarakat Jenggerpaga Papua
Warga Yalai Papua Gembira...
Warga Yalai Papua Gembira Seluruh Hasil Tani Diborong Satgas Yonif Raider 509/Balawara
Warga Wuloni Papua Tengah...
Warga Wuloni Papua Tengah Antusias Sambut Bakti Sosial Satgas Yonif Raider 323
Warga Bekasi Temukan...
Warga Bekasi Temukan Magasin Berisi 19 Peluru Aktif di Saluran Air
Robot Ini Ungkap Kisah...
Robot Ini Ungkap Kisah Bangkai Kapal Berusia 600 Tahun di Norwegia
Panglima TNI Ungkap...
Panglima TNI Ungkap Kondisi Terkini Perbatasan RI-Papua Nugini
Rekomendasi
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Berita Terkini
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved