Alat Tangkap Ikan Masih Tradisional, Nelayan Kangean Terancam Pendatang
Sabtu, 06 Februari 2021 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, dibentuknya BKNU Jawa Timur selain sebagai amanah dari Muktamar NU di Lirboyo, bertujuan mewujudkan kemaritiman untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat, terutama masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil yang didominasi oleh warga nahdiyin.
Dia menambahkan, pelaksanaan Ngaji Kemaritimann ini juga merupakan pelaksanaan program dari salah satu misi BKNU Jawa Timur yakni menguatkan peran masyarakat Jamâiyyah Nahdlatul Ulama di pesisir dan pulau-pulau kecil supaya sejahtera, mandiri dan bermartabat.
Seperti diketahui, Kangean merupakan lumbung ikan dari Propinsi Jawa Timur yang selama ini menjadi handalan produksi perikanan tangkap dari berbagai jenis ikan pelagis dan demersal.
Baca juga: Hipmi Jatim Siap Gelar Musda, Pilih Ketua Baru sampai Ekspo Virtual
Selain itu, potensi laut Kangean sangat besar terutama untuk produk non ikan seperti rumput laut. Terumbu karang di Kangean juga diindikasikan cukup banyak jenisnya walaupun sekarang kondisinya kebanyakan rusak. Bahkan Pemprov Jawa Timur zaman Gubernur Soekarwo telah menetapkan kawasan perairan di Kangean sebagai kawasan konservasi laut daerah.
Koordinator Program Studi Sumber Daya Alam, Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian UTM dan juga dosen jurusan Ilmu Kelautan UTM, Apri Arisandi, menyayangkan maraknya kegiatan destructive fishing, yakni menangkap ikan menggunakan bahan, alat, atau cara yang merusak sumberdaya ikan maupun lingkungannya.
Dia menambahkan, pelaksanaan Ngaji Kemaritimann ini juga merupakan pelaksanaan program dari salah satu misi BKNU Jawa Timur yakni menguatkan peran masyarakat Jamâiyyah Nahdlatul Ulama di pesisir dan pulau-pulau kecil supaya sejahtera, mandiri dan bermartabat.
Seperti diketahui, Kangean merupakan lumbung ikan dari Propinsi Jawa Timur yang selama ini menjadi handalan produksi perikanan tangkap dari berbagai jenis ikan pelagis dan demersal.
Baca juga: Hipmi Jatim Siap Gelar Musda, Pilih Ketua Baru sampai Ekspo Virtual
Selain itu, potensi laut Kangean sangat besar terutama untuk produk non ikan seperti rumput laut. Terumbu karang di Kangean juga diindikasikan cukup banyak jenisnya walaupun sekarang kondisinya kebanyakan rusak. Bahkan Pemprov Jawa Timur zaman Gubernur Soekarwo telah menetapkan kawasan perairan di Kangean sebagai kawasan konservasi laut daerah.
Koordinator Program Studi Sumber Daya Alam, Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian UTM dan juga dosen jurusan Ilmu Kelautan UTM, Apri Arisandi, menyayangkan maraknya kegiatan destructive fishing, yakni menangkap ikan menggunakan bahan, alat, atau cara yang merusak sumberdaya ikan maupun lingkungannya.
Lihat Juga :