Kiat Himpunan Pengusaha Nahdliyin Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi
Jum'at, 05 Februari 2021 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, cita-cita memajukan jamaah Nahdliyin pada bidang ekonomi sebelumnya dipikirkan para pendiri NU, yakni Hasyim Asy’ari dan KH. Wahab Hasbullah pada tahun 1918. Mereka telah mencanangkan berdirinya Nahdlatul Tujjar, atau kebangkitan para pedagang. Melalui spririt para pendahulu tersebut, diharapkan agar warga NU bisa menjadi pelaku ekonomi yang tangguh.
Kekuatan ekonomi perlu menjadi perhatian serius dengan salah satunya meneruskan pondasi dasar yang telah diletakkan oleh Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin. Semasa menjabat sebagai Rais Aam, Kiai Ma’ruf telah merintis arus ekonomi baru umat dengan konsep buttom up (dari bawah).
Bersamaan dengan itu Ketua PWNU DKI Jakarta KH Samsul Ma'arif menilai jika HPN DKI sangat responsif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat. Apalagi sebagai organisasi yang besar, NU mampu berperan banyak karena jaringan yang dimiliki pun sudah sangat besar.
"Saya sangat apresiasi langkah HPN. Kita memang harus bersinergis, banyak warga NU yg punya potensi dan harus disatukan. Di kaum muda ada Anshor, Fatayat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Kita harus bergerak di berbagai lini, dengan dorongan HPN keluarga besar NU diharapkan bisa mandiri secara ekonomi," katanya.
"Selain itu, HPN juga diharapkan ada di tingkat kota/kabupaten. Kemudian, langkah nyata lainnya adalah memberikan stimulus permodalan di tingkat bawah, UMKM," pungkasnya.
Kekuatan ekonomi perlu menjadi perhatian serius dengan salah satunya meneruskan pondasi dasar yang telah diletakkan oleh Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin. Semasa menjabat sebagai Rais Aam, Kiai Ma’ruf telah merintis arus ekonomi baru umat dengan konsep buttom up (dari bawah).
Bersamaan dengan itu Ketua PWNU DKI Jakarta KH Samsul Ma'arif menilai jika HPN DKI sangat responsif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat. Apalagi sebagai organisasi yang besar, NU mampu berperan banyak karena jaringan yang dimiliki pun sudah sangat besar.
"Saya sangat apresiasi langkah HPN. Kita memang harus bersinergis, banyak warga NU yg punya potensi dan harus disatukan. Di kaum muda ada Anshor, Fatayat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Kita harus bergerak di berbagai lini, dengan dorongan HPN keluarga besar NU diharapkan bisa mandiri secara ekonomi," katanya.
"Selain itu, HPN juga diharapkan ada di tingkat kota/kabupaten. Kemudian, langkah nyata lainnya adalah memberikan stimulus permodalan di tingkat bawah, UMKM," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :