Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Rembang, Polisi Menduga Dibunuh karena Dendam

Jum'at, 05 Februari 2021 - 05:19 WIB
loading...
Misteri Tewasnya Satu...
Polres Rembang menduga kuat kasus terbunuhnya 4 orang sekeluarga di Desa Turusgede, Rembang, terkait motif dendam dan bukan perampokan. iNews TV/Musafa
A A A
REMBANG - Polres Rembang menduga kuat kasus terbunuhnya 4 orang sekeluarga di Desa Turusgede, Rembang, terkait motif dendam dan bukan perampokan.

Kapolres Rembang, AKBP Kurniawan Tandi Rongre menjelaskan untuk kemungkinan motif perampokan , sejauh ini dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi keluarga, tidak ada barang-barang berharga yang hilang. “Tadi ada 4 saksi awal dan keluarga korban sendiri, kita mintai keterangan. Kalau arahnya perampokan, bukan," ujar Rongre, Kamis (4/2/2021).

Setelah tidak mengarah pada perampokan, kemudian didalami dugaan motif dendam antara pelaku dengan korban. “Yang jadi korban 1 keluarga, namun tidak ada barang-barang yang diambil pelaku. Kesimpulan kami ada unsur dendam," imbuhnya.

Rongre menambahkan hasil autopsi korban, nantinya bisa menjadi tambahan bahan penyelidikan, agar kasus tersebut bisa diungkap. “Hasil autopsi bisa membantu apa motif daripada kasus pembunuhan ini. Muda-mudahan bisa kami amankan pelakunya, “ kata Rongre.

Sementara itu Kombes dr. Sumy Hastry Purwanti dari Bidang Dokkes Polda Jawa Tengah yang memimpin autopsi jenazah di RSUD dr. R Soetrasno Rembang membeberkan seluruh korban meninggal dunia, karena hantaman benda tumpul. Ketika pelaku melakukan aksinya, diduga posisi korban terlelap tidur. Baca: Sekeluarga Ditemukan Tewas di Rembang, Polisi: Akibat Hantaman Benda Tumpul

“Di bagian tubuh lain nggak ada luka, semua di kepala. Sepertinya korban dikenai benda tumpul berulang, dalam keadaan istirahat, nggak tahu dan ndak ada perlawanan,“ urai Sumy.

Sumy menambahkan korban diperkirakan meninggal dunia antara 10-14 jam, sebelum waktu pemeriksaan Kamis siang pukul 13.00 WIB. “Ditarik mundur, dari jam 1 siang tadi saat kami autopsi luar dalam, “ paparnya. Baca Juga: Jembatan Jalur Pantura di Sungai Rembun Pekalongan Ambles Dua Meter.

Artinya, kalau ditarik mundur 10 jam, diperkirakan peristiwa pembunuhan terjadi pada pukul 03.00 Kamis dini hari. Tapi kalau ditarik 14 jam ke belakang, kejadiannya sekira pukul 23.00 WIB, Rabu malam.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Mantan ART Gugat Erin...
Mantan ART Gugat Erin Wartia Rp1 Miliar, Ungkap Alasan di Baliknya
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Rekomendasi
Prabowo Panggil Menhut...
Prabowo Panggil Menhut hingga Kepala BMKG, Bahas Karhutla Musim Kemarau
Catat Kinerja Positif...
Catat Kinerja Positif di 2025, PIS Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Siswi SMAK Penabur Sabet...
Siswi SMAK Penabur Sabet Medali Perunggu Olimpiade Matematika Internasional 2026
Berita Terkini
Bekasi Coastal Gravel...
Bekasi Coastal Gravel 2026 Suguhkan Sensasi Event Sepeda Gravel di Jalur Pesisir
KSOP Utama Tanjung Priok...
KSOP Utama Tanjung Priok Dukung Transformasi Green Port JICT
Karhutla Landa Sejumlah...
Karhutla Landa Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa, 11,4 Hektare Lahan Terbakar
Wamendagri Buka Suara...
Wamendagri Buka Suara soal Sayembara KDM Tangkap Begal: Harus Tetap dalam Koridor Hukum
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengusutan Tuntas Kematian Sutrimo
Pemprov DKI Targetkan...
Pemprov DKI Targetkan Metode Open Dumping di TPST Bantargebang Berakhir 2029
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved