Pelanggar Prokes Gelagapan saat Diminta Ucapkan Rukun Islam dan Rukun Iman

Rabu, 03 Februari 2021 - 21:50 WIB
loading...
Pelanggar Prokes Gelagapan...
Petugas ketika memberikan sanksi sosial kepada pelanggar protokol kesehatan yang tidak memakai masker di wilayah Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (3/2/2021). Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG BARAT - Kejadian unik terjadi saat pengendara diberikan sanksi sosial seperti membaca Pancasila , Rukun Islam atau Rukun Iman , karena melanggar aturan protokol kesehatan yang diterapkan Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) saat menggelar operasi yustisi , Rabu (3/2/2021).

Hal itu muncul ketika ada seorang pelanggar prokes yang tidak bisa menyebutkan Rukun Iman dengan benar. Pria paruh baya yang baru saja menjemput anaknya itu gelagapan sambil tersenyum malu. Bahkan dia sempat terdiam karena tidak hafal urutannya.

Baca juga: Terlibat Konflik, Ponpes Tahfidz Qur'an Alam Maroko Diisolasi dan Terancam Diusir

Dia pun lantas diminta melafalkan Rukun Islam. Lagi-lagi dia pun tidak bisa menyebutkan dengan benar hingga urutan ke lima. Pada urutan pertama hingga ke tiga, masih tak ada kesalahan.

Namun di urutan keempat, pria tersebut mulai ngelantur karena jawabannya salah. Petugas kemudian meminta agar pria tersebut tidak melakukan kesalahannya lagi dengan melanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 Tenaga Kesehatan KKB Ditargetkan Tuntas dalam Dua Bulan

"Kita berikan sanksi sosial terhadap pelanggar prokes, tadi kita minta mereka melafalkan Rukun Iman dan Rukun Islam tapi banyak yang tidak hafal," kata Kanit Sabhara Polsek Cililin, Iptu Yayat Ruhiyat saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).

Menurutnya, sanksi sosial dinilai lebih tepat diberikan pada para pelanggar ketimbang sanksi nominal. Hal itu lantaran kondisi ekonomi masyarakat saat ini tengah tidak baik akibat pandemi COVID-19.

Baca juga: Penampakan Desa Mati di Majalengka, Banyak Bangunan Runtuh dan Tak Terurus

Pihaknya meminta agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan karena kasus COVID-19 saat ini masih cukup tinggi. “Masyarakat mestinya sadar dan tidak perlu diingatkan soal penggunaan masker karena itu kan demi kebaikan mereka juga. Tapi memang terkadang masih tetap ada yang harus diingatkan," pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Update Pencarian Korban...
Update Pencarian Korban Longsor Bandung Barat, Tim SAR Evakuasi 7 Kantong Jenazah
5 Jenazah Korban Longsor...
5 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Ditemukan, Total 60 Korban
Tim DVI Berhasil Identifikasi...
Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Update Longsor Cisarua...
Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 42 Kantong Jenazah Ditemukan Tim SAR
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved