Tiga Warga Pangandaran Terindikasi Reaktif Hasil Rapid Test Covid-19

Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:52 WIB
loading...
Tiga Warga Pangandaran...
Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata.Syamsul Maarif
A A A
PANGANDARAN - Tiga warga di Kabupaten Pangandaran terindikasi reaktif hasil rapid test Covid-19. Ke-3 orang tersebut di antaranya dua orang yang merupakan pasangan suami istri di Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur dan satu orang perempuan di Desa Kertaharja, Kecamatan Cimerak.

Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, tiga orang yang terindikasi reaktif hasil rapid tes Covid-19 saat ini diharuskan menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing. "Kami juga langsung mengintruksikan kepada petugas untuk segera dilakukan swab test ke-3 orang tersebut," kata Jeje, Sabtu (16/5/2020).

Jeje menambahkan, temuan tersebut terungkap setelah petugas melaksanakan rapid test secara dadakan ke 516 masyarakat pada hari tersebut. "Kami Pemerintah Kabupaten Pangandaran sudah menjalankan langkah memutus mata rantai Covid-19 secara maksimal di antaranya terus melakukan rapid test ke masyarakat secara dadakan," tambahnya.

Dijelaskan Jeje, apabila hasil swab test yang sudah dilakukan kepada tiga orang tersebut nantinya menunjukan hasil positif Covid-19 maka akan dilakukan tindakan sesuai protokol Covid-19. Dengan adanya temuan reaktif hasil rapid test Covid-19 maka di lingkungan yang bersangkutan akan dilakukan rapid test secara massal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani A Marzuki mengatakan, status reaktif hasil rapid test menunjukan ada kecenderungan gejala Covid-19. "Mereka bertiga belum positif Covid-19 tetapi menunjukan gejala yang mendekati ciri-ciri Covid-19," kata Yani.

Perkembangan berdasarkan data di Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pangandaran saat ini satu pasien positif Covid-19 sudah sembuh, selain itu dari delapan PDP, tersisa tiga PDP dan dari 530 ODP tinggal delapan ODP. "Kami akan terus melakukan upaya memutus mata rantai Covid-19 dengan harapan Kabupaten Pangandaran bisa mempertahankan status zona hijau," tambahnya.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved