Kabar Gembira, 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin COVID-19 Tiba di Biofarma
Selasa, 02 Februari 2021 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, dengan komitmen pemerintah mendatangkan lebih cepat bahan baku vaksin COVID-19 ini, pada November 2021 mendatang diharapkan bisa terealisasi 140 juta dosis vaksin ada di Indonesia. "Kami (PT Biofarma) bisa juga percepat sampai Juli. Jadi Juli, 140 juta dosis sudah bisa kita proses," ujarnya.
Saat ini, tutur Bambang, PT Biofarma menggunakan fasilitas yang mampu memproduksi 100 juta dosis vaksin dalam satu tahun. Pada Maret mendatang, fasilitas produksi yang memiliki kapasitas sebanyak 150 juta dosis per tahun bisa disetujui oleh BPOM untuk beroperasi.
"Sebetulnya kami memiliki total kapasitas produksi 250 juta. Tapi baru satu fasilitas produksi yang disetujui BPOM. Karena, untuk produksi harus dilihat juga kualitasnya," tutur Bambang.
Bambang mengatakan, 10 juta dosis bulk vaksin yang baru tiba di Biofarma itu akan mulai diproduksi menjadi 100 juta vaksin pada 13 Februari 2021. Jadwal tersebut menyesuaikan, setelah produksi 15 juta dosis vaksin yang telah datang lebih dulu selesai pada 11 Februari 2021.
"Ini kurang lebih tanggal 13 Februari (diproduksi) setelah yang 15 juta (kedatangan pertama bahan baku) selesai. Nanti 13 Februari sampai 20 Maret rencana produksinya," ucapnya.
Saat ini, tutur Bambang, PT Biofarma menggunakan fasilitas yang mampu memproduksi 100 juta dosis vaksin dalam satu tahun. Pada Maret mendatang, fasilitas produksi yang memiliki kapasitas sebanyak 150 juta dosis per tahun bisa disetujui oleh BPOM untuk beroperasi.
"Sebetulnya kami memiliki total kapasitas produksi 250 juta. Tapi baru satu fasilitas produksi yang disetujui BPOM. Karena, untuk produksi harus dilihat juga kualitasnya," tutur Bambang.
Bambang mengatakan, 10 juta dosis bulk vaksin yang baru tiba di Biofarma itu akan mulai diproduksi menjadi 100 juta vaksin pada 13 Februari 2021. Jadwal tersebut menyesuaikan, setelah produksi 15 juta dosis vaksin yang telah datang lebih dulu selesai pada 11 Februari 2021.
"Ini kurang lebih tanggal 13 Februari (diproduksi) setelah yang 15 juta (kedatangan pertama bahan baku) selesai. Nanti 13 Februari sampai 20 Maret rencana produksinya," ucapnya.
Lihat Juga :