Gubernur Aceh Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jalan dan Irigasi di Simeulue
Selasa, 02 Februari 2021 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, pembangunan Bendung Daerah Irigasi Sigulai Kabupaten Simeulue, dengan nilai kontrak Rp.174,2 milarl, yang akan dilaksanakan oleh PT. Perapen Prima Mandiri.
Gubernur pada kesempatan itu menyampaikan harapannya, dengan selesainya penanganan kedua ruas jalan tersebut, akan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas antara Sinabang – Sibigo dan Nasreuhe – Lewak – Sibigo.
Jika sekarang masyarakat Sibigo menuju pusat ibukota Simeulue, membutuhkan waktu 8 hingga 9 jam, maka ke depan waktu tempuhnya dapat dicapai hanya dalam 3 jam saja.
"Dengan selesainya kedua ruas jalan ini ke depan, insya Allah, kendala akses masyarakat akan teratasi. Dengan demikian, harapan kita bersama, kedua ruas jalan ini nantinya akan memberikan manfaat kepada masyarakat serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut," ujar Gubernur.
Gubernur juga menyebutkan pembangunan jalan itu sudah direncanakan sejak tahun 1988 oleh sejumlah pemimpin di tahun-tahun itu. "Saya hanya menyelesaikannya saja apa yang sudah dicita-citakan oleh pemimpin sebelumnya," kata Nova secara terbuka.
Disamping itu, Gubernur juga menyampaikan, dalam rangka mendukung Program Ketahananan Pangan, Pemerintah Aceh sedang giat-giatnya melakukan pembenahan insfrastruktur yang berkaitan dengan prasarana irigasi.Salah satunya adalah dengan membangun Daerah Irigasi Sigulai, yang mempunyai luas layanan sekitar 1.983 Hektar dengan areal layanan meliputi delapan gampong atau desa.
Gubernur pada kesempatan itu menyampaikan harapannya, dengan selesainya penanganan kedua ruas jalan tersebut, akan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas antara Sinabang – Sibigo dan Nasreuhe – Lewak – Sibigo.
Jika sekarang masyarakat Sibigo menuju pusat ibukota Simeulue, membutuhkan waktu 8 hingga 9 jam, maka ke depan waktu tempuhnya dapat dicapai hanya dalam 3 jam saja.
"Dengan selesainya kedua ruas jalan ini ke depan, insya Allah, kendala akses masyarakat akan teratasi. Dengan demikian, harapan kita bersama, kedua ruas jalan ini nantinya akan memberikan manfaat kepada masyarakat serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut," ujar Gubernur.
Gubernur juga menyebutkan pembangunan jalan itu sudah direncanakan sejak tahun 1988 oleh sejumlah pemimpin di tahun-tahun itu. "Saya hanya menyelesaikannya saja apa yang sudah dicita-citakan oleh pemimpin sebelumnya," kata Nova secara terbuka.
Disamping itu, Gubernur juga menyampaikan, dalam rangka mendukung Program Ketahananan Pangan, Pemerintah Aceh sedang giat-giatnya melakukan pembenahan insfrastruktur yang berkaitan dengan prasarana irigasi.Salah satunya adalah dengan membangun Daerah Irigasi Sigulai, yang mempunyai luas layanan sekitar 1.983 Hektar dengan areal layanan meliputi delapan gampong atau desa.
Lihat Juga :