Pengelolaan Irigasi di Kawasan Food Estate Tertata Baik
Selasa, 02 Februari 2021 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
“Dulu petani cukup berhasil bisa menghasilkan 7 sampai dengan 8 ton per hektar, dengan Pemerintah turun tangan langsung, masa tidak berhasil,” tuturnya.
Sugianto Sabran mengutarakan bahwa program food estate yang dibangun di Kalteng sangat menguntungkan bagi masyarakat Kalteng. Hal ini terlihat, dimana infrastruktur dibangun, dari Kecamatan Dadahup ke Kabupaten Kapuas sudah dibantu dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain itu, dari Desa Tahai ke Desa Belanti juga sudah ditangani oleh Pemerintah. “Akan banyak dampak yang didapatkan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Menurut Gubernur, program ini harus disambut dengan kinerja, dengan bukti. "Jangan ada anak-anak muda Kalteng jadi penonton. Sekarang lapangan kerja di depan mata, bukan saatnya kita mengeluh mencari pekerjaan, peluang ini harus ditangkap, terutama anak muda Kalteng,” tambah Gubernur.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut menyampaikan bahwa tujuan akhir program food estate ini adalah kedaulatan pangan di Kalteng bahkan nasional.
“Kalteng untuk Indonesia, maknanya kita adalah penopang dan penyangga pangan Nasional, namun satu hal yang perlu diingat jangan bicara kesukuan, jangan bicara perbedaan agama, pandangan politik dan lain-lain, tujuan kita lurus dengan nawaitu yang membumi untuk kesejahteraan masyarakat Kalteng,” ungkap Gubernur Kalteng.
Sugianto Sabran mengutarakan bahwa program food estate yang dibangun di Kalteng sangat menguntungkan bagi masyarakat Kalteng. Hal ini terlihat, dimana infrastruktur dibangun, dari Kecamatan Dadahup ke Kabupaten Kapuas sudah dibantu dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain itu, dari Desa Tahai ke Desa Belanti juga sudah ditangani oleh Pemerintah. “Akan banyak dampak yang didapatkan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Menurut Gubernur, program ini harus disambut dengan kinerja, dengan bukti. "Jangan ada anak-anak muda Kalteng jadi penonton. Sekarang lapangan kerja di depan mata, bukan saatnya kita mengeluh mencari pekerjaan, peluang ini harus ditangkap, terutama anak muda Kalteng,” tambah Gubernur.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut menyampaikan bahwa tujuan akhir program food estate ini adalah kedaulatan pangan di Kalteng bahkan nasional.
“Kalteng untuk Indonesia, maknanya kita adalah penopang dan penyangga pangan Nasional, namun satu hal yang perlu diingat jangan bicara kesukuan, jangan bicara perbedaan agama, pandangan politik dan lain-lain, tujuan kita lurus dengan nawaitu yang membumi untuk kesejahteraan masyarakat Kalteng,” ungkap Gubernur Kalteng.
Lihat Juga :