Dua Desa di Karawang Diterjang Angin Puting Beliung

Minggu, 31 Januari 2021 - 01:41 WIB
Dua Desa di Karawang Diterjang Angin Puting Beliung
Sebanyak 22 rumah dan satu musholah di Karawang diterjang angin puting beliung. Foto SINDOnews
A A A
KARAWANG - Dua Desa di Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diterjang angin puting beliung, Sabtu (30/1/21). Sedikitnya 22 rumah dan satu musholah rusak diterjang puting beliung. Kerugian akibat musibah tersebut masih dihitung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang.

Satgas Penanggulangan Bencana Kecamatan Kota Baru, Rian Hidayat mengatakan, angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Kota Baru yaitu Desa Cikampek Utara dan Desa Pucung. Hujan yang turun sejak pagi hari disertai angin kencang itu sempat membuat khawatir masyarakat akan banjir dan puting beliung. Baca juga: Geger Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Warga Diminta Rajin Pantau Cuaca

"Kami sudah siaga sejak pagi memonitor desa yang kebanjiran atau terkena puting beliung . Biasanya jika hujan angin terus menerus selalu ada daerah yang kebanjiran atau diterjang puting beliung," kata Rian.

Rian mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan telah terjadi angin puting beliung di dua desa. Pihaknya segera meluncur ke lokasi musibah dan mendapati 22 rumah dan satu musholah rusak pada bagian atap. Kendati begitu tidak ada korban jiwa atau luka atas kejadian tersebut. " Hanya kerusakan rumah bagian atap yang hancur, "katanya.

Sementara itu Pelaksana Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrulah meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana di Kabupaten Karawang. Hingga Februari 2021 curah hujan diperkirakan akan meningkat dan masyarakat diminta mewaspadai banjir, longsor dan angin puting beliung.

"Biasanya kalau hujan dengan intensitas tinggi suka banjir atau ada angin puting beliung. Masyarakat harus tetap waspada," kata Yasin. Baca juga: Geger Penampakan Angin Puting Beliung di Bogor, Ini Faktanya



Menurut Yasin, Pemkab Karawang sudah menyiapkan logistik untuk membantu korban bencana. " Untuk logistik kita masih banyak stok, termasuk obat-obatan, "katanya.
(don)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2309 seconds (11.252#12.26)