Tragis, Ayah Tewas Tergantung, 2 Anak Meregang Nyawa di Tempat Tidur
Jum'at, 29 Januari 2021 - 18:54 WIB
loading...
A
A
A
"Diduga sudah delapan jam meninggal," ujar Leonard kepada wartawan Jumat (29/1/2021). Terungkapnya kematian ayah beserta dua anaknya tersebut berawal dari tetangga yang mengunjungi rumah mereka. Saksi diminta menjenguk korban setelah anak sulung korban tidak bisa menghubungi ayahnya.
Ceritanya, Henohk (30), anak sulung korban yang bekerja di Timor Leste, kesulitan menghubungi ayahnya. Peristiwa itu berlangsung Kamis malam (28/1). Berkali kali menghubungi via telepon selular, tidak ada jawaban. Karena penasaran Henohk kemudian menghubungi saksi untuk meminta bantuan mengecek orang tuanya.
"Pada pagi harinya anak korban meminta tolong saksi untuk mengecek rumah orang tuanya," terang Leonard. Saksi masuk lewat pintu belakang, karena pintu depan dalam keadaan terkunci dari dalam. Begitu masuk ke kamar ia kaget mendapati Nanda dan adiknya dalam keadaan tewas.
![Tragis, Ayah Tewas Tergantung, 2 Anak Meregang Nyawa di Tempat Tidur]()
Saksi semakin terkejut ketika di kamar yang lain Suyani tewas tergantung. Ia langsung keluar rumah melaporkan apa yang ia saksikan kepada perangkat desa. Melihat kondisinya, kematian kedua anak Suyani diduga karena menenggak racun. Sementara Suyani sendiri tewas karena gantung diri.
Dalam olah Tkp tidak ada benda berharga yang hilang. Ketiga jenazah langsung dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Menurut Leonard, pihaknya masih menunggu hasil otopsi. Pihaknya juga belum bisa menyimpulkan penyebab kematian, termasuk motif di dalamnya.
"Kita masih menunggu hasil otopsi," kata Leonard. Sementara dalam kasus ini polisi langsung memasang police line di rumah korban. Sejumlah benda, yakni diantaranya bantal dan seutas kain diamankan sebagai barang bukti.
Ceritanya, Henohk (30), anak sulung korban yang bekerja di Timor Leste, kesulitan menghubungi ayahnya. Peristiwa itu berlangsung Kamis malam (28/1). Berkali kali menghubungi via telepon selular, tidak ada jawaban. Karena penasaran Henohk kemudian menghubungi saksi untuk meminta bantuan mengecek orang tuanya.
"Pada pagi harinya anak korban meminta tolong saksi untuk mengecek rumah orang tuanya," terang Leonard. Saksi masuk lewat pintu belakang, karena pintu depan dalam keadaan terkunci dari dalam. Begitu masuk ke kamar ia kaget mendapati Nanda dan adiknya dalam keadaan tewas.

Saksi semakin terkejut ketika di kamar yang lain Suyani tewas tergantung. Ia langsung keluar rumah melaporkan apa yang ia saksikan kepada perangkat desa. Melihat kondisinya, kematian kedua anak Suyani diduga karena menenggak racun. Sementara Suyani sendiri tewas karena gantung diri.
Dalam olah Tkp tidak ada benda berharga yang hilang. Ketiga jenazah langsung dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Menurut Leonard, pihaknya masih menunggu hasil otopsi. Pihaknya juga belum bisa menyimpulkan penyebab kematian, termasuk motif di dalamnya.
"Kita masih menunggu hasil otopsi," kata Leonard. Sementara dalam kasus ini polisi langsung memasang police line di rumah korban. Sejumlah benda, yakni diantaranya bantal dan seutas kain diamankan sebagai barang bukti.
(shf)
Lihat Juga :