Cegah Covid-19, Warga Jabodetabek Dilarang Mudik Lokal Saat Lebaran

Sabtu, 16 Mei 2020 - 07:33 WIB
loading...
A A A
Sebaliknya, polisi tak melarang masyarakat Jakarta melakukan silaturahmi pada keluarganya yang ada di Jabodetabek, asalkan mematuhi aturan. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, masyarakat di Jakarta tak dilarang melakukan silaturahmi pada keluarganya. Artinya, mereka tak pergi jauh hingga keluar daerah Jakarta dan sekitarnya sebagaimana orang hendak mudik. "Misalnya saya mau silaturahmi ke Bandung itu tidak bisa karena dia melanggar area, tapi kalau hanya sekitar Jakarta, selama masih mematuhi aturan PSBB, tentu diperbolehkan," ujarnya.

Aturan yang dimaksud yakni tak boleh berkerumun lebih dari lima orang, menjaga physical distancing, dan menggunakan masker. Polisi tentunya juga bakal menyiapkan personel tambahan bila dibutuhkan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya mengingat pemerintah melarang mudik. "Adapun terkait open house mengundang banyak orang itu dilarang karena bisa membahayakan semua orang," ucap Sambodo. (Baca juga: Kucing-kucingan Pemudik Hindari Petugas, Jalur Tikus Jadi Rute Mudik)

Kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 dinilai masih kurang dan terkesan menyepelekan. Hal itu terlihat dari masih banyaknya pelanggaran saat masa PSBB tahap dua di Jakarta. “Kesadaran kolektifnya masih kurang karena ada kelonggaran dari Pemprov. Jangan ada kelonggaran satu dua orang mengakibatkan ketaatan jutaan orang terkorbankan,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.

Gembong mencontohkan peristiwa di McDonald Sarinah pada 10 Mei 2020 lalu, saat ada kerumunan orang dalam satu lokasi. Bahkan jumlahnya mencapai ratusan. “Kayak gitu enggak boleh. Itu mesti ada ketaatan pada (aturan) Pemprov,” katanya. (Bima Setiyadi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
Cara Cegah Kolesterol...
Cara Cegah Kolesterol Kambuh saat Lebaran, Batasi Makan Rendang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved