Banyak Jatuh Korban Akibat Gas Beracun, Kementerian ESDM Hentikan Aktivitas PT SMGP
Rabu, 27 Januari 2021 - 01:32 WIB
loading...
Petugas mengevakuasi korban keracunan gas yang bocor di Kabupaten Madina, Sumut. Foto/iNews TV/Ahmad Husein Lubis
A
A
A
MANDAILING NATAL - Kementerian Energi, Sumber Daya dan Mineral (ESDM) menghentikan kegiatan sementara aktifitas PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa Sibanggor Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara.
Baca juga: Ada Semburan Gas Bocor di Madina, 1 Polisi Terluka
Penghentian itu dilakukan Kementerian ESDM sesuai siaran pers NO. 036.Pers/04/SJI/2021 yang dipublikasikan oleh Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Agung Pribadi, (26/1/2021).
Dia menyatakan, Direktur Panas Bumi, Ida Nuryatin Finahari melalui pernyataan resminya hari ini (26/1/2021) menyatakan, telah menerbitkan surat penghentian sementara seluruh kegiatan/aktivitas PT SMGP di lapangan, termasuk penghentian operasi PLTP Unit I (45 MW), kegiatan pengeboran dengan 2 unit rig, dan seluruh aktivitas pengembangan PLTP Unit II.
"Kejadian tersebut saat ini dalam proses investigasi oleh Inspektur Panas Bumi yang dijadwalkan berangkat menuju lokasi hari ini (Selasa, 26/1)," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Agung Pribadi melalui siaran persnya, (26/1/2021).
Baca juga: Pemerkosaan Dilakukan AF Sejak 2018, Pelaku Sering Menggoda Korban di Tempat Kerja
Baca juga: Ada Semburan Gas Bocor di Madina, 1 Polisi Terluka
Penghentian itu dilakukan Kementerian ESDM sesuai siaran pers NO. 036.Pers/04/SJI/2021 yang dipublikasikan oleh Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Agung Pribadi, (26/1/2021).
Dia menyatakan, Direktur Panas Bumi, Ida Nuryatin Finahari melalui pernyataan resminya hari ini (26/1/2021) menyatakan, telah menerbitkan surat penghentian sementara seluruh kegiatan/aktivitas PT SMGP di lapangan, termasuk penghentian operasi PLTP Unit I (45 MW), kegiatan pengeboran dengan 2 unit rig, dan seluruh aktivitas pengembangan PLTP Unit II.
"Kejadian tersebut saat ini dalam proses investigasi oleh Inspektur Panas Bumi yang dijadwalkan berangkat menuju lokasi hari ini (Selasa, 26/1)," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Agung Pribadi melalui siaran persnya, (26/1/2021).
Baca juga: Pemerkosaan Dilakukan AF Sejak 2018, Pelaku Sering Menggoda Korban di Tempat Kerja
Lihat Juga :