PPKM di Jateng Diperpanjang, Ganjar Pranowo: Tidak Ada Piknik Malam
Senin, 25 Januari 2021 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
Ganjar juga mengatakan sudah mengirimkan surat edaran ke seluruh bupati/wali kota terkait pelaksanaan PPKM jilid 2. Prinsipnya, seluruh daerah diminta menyiapkan beberapa hal, termasuk meningkatkan ketersediaan tempat tidur baik ICU maupun isolasi di tempatnya masing-masing.
"Minimal di setiap kabupaten/kota ada 15 ICU khusus untuk COVID-19. Sehingga kalau ada yang emergency bisa masuk. Kami juga meminta masyarakat proaktif dengan segera melaporkan apabila ada gejala COVID-19 untuk mengurangi risiko kematian karena terlambat penanganan," ucapnya.
Pj Sekda Jateng Prasetyo Aribowo menerangkan, terkait PPKM ini, Gubernur telah mengeluarkan Surat Edaran ke seluruh kabupaten/kota. Sehingga, tak hanya di Semarang Raya, Solo Raya, dan Banyumas Raya, namun seluruh daerah di Jateng akan menerapkan PPKM.
"Seluruh kabupaten/kota diminta melaksanakan SE ini secara serentak dan sama, termasuk pemberlakuan pembatasan jam operasional. Jadi semuanya harus disamakan, agar tidak ada kecemburuan," tegasnya.
"Minimal di setiap kabupaten/kota ada 15 ICU khusus untuk COVID-19. Sehingga kalau ada yang emergency bisa masuk. Kami juga meminta masyarakat proaktif dengan segera melaporkan apabila ada gejala COVID-19 untuk mengurangi risiko kematian karena terlambat penanganan," ucapnya.
Pj Sekda Jateng Prasetyo Aribowo menerangkan, terkait PPKM ini, Gubernur telah mengeluarkan Surat Edaran ke seluruh kabupaten/kota. Sehingga, tak hanya di Semarang Raya, Solo Raya, dan Banyumas Raya, namun seluruh daerah di Jateng akan menerapkan PPKM.
"Seluruh kabupaten/kota diminta melaksanakan SE ini secara serentak dan sama, termasuk pemberlakuan pembatasan jam operasional. Jadi semuanya harus disamakan, agar tidak ada kecemburuan," tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :