Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Pemda KBB Telusuri Efektivitas PPKM Jilid I
Senin, 25 Januari 2021 - 16:02 WIB
loading...
Sekda Pemda KBB, Asep Sodikin (kiri). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) selama dua pekan di Kabupaten Bandung Barat (KBB), kasus COVID-19 masih tinggi.
Untuk itu Pemda KBB kembali memberlakukan PPKM jilid dua dari 26 Januari - 8 Februari 2021 sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Hasil evaluasi kita putuskan melakukan PPKM jilid II karena kasus COVID-19 masih tinggi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda KBB, Asep Sodikin usai rapat evaluasi Satgas COVID-19, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Bawa Kabur Anak 9 Tahun, Guru Privat Cantik di Bandung Ditangkap Polisi
Dia menyebutkan, berdasarkan empat indikator yang disyaratkan sesuai instruksi Mendagri KBB masuk di dalamnya. Termasuk indikator tingkat kesembuhan di bawah rata-rata provinsi dan nasional. Itu yang menjadi perhatian dan evaluasi untuk pelaksanaan PPKM jilid I.
Untuk itu Pemda KBB kembali memberlakukan PPKM jilid dua dari 26 Januari - 8 Februari 2021 sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Hasil evaluasi kita putuskan melakukan PPKM jilid II karena kasus COVID-19 masih tinggi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda KBB, Asep Sodikin usai rapat evaluasi Satgas COVID-19, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Bawa Kabur Anak 9 Tahun, Guru Privat Cantik di Bandung Ditangkap Polisi
Dia menyebutkan, berdasarkan empat indikator yang disyaratkan sesuai instruksi Mendagri KBB masuk di dalamnya. Termasuk indikator tingkat kesembuhan di bawah rata-rata provinsi dan nasional. Itu yang menjadi perhatian dan evaluasi untuk pelaksanaan PPKM jilid I.
Lihat Juga :