Penyegelan Warung Jadi Dendam, Satpol PP Tangsel: Akan Berhadapan dengan Hukum
Senin, 25 Januari 2021 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak mau melebar. Saya disergap seperti bandar narkoba. Dia nelpon, minta maaf. Katanya mau datang abis Jumatan, tapi enggak datang, kan ngeledek. Apa ora sedih saya, anak bini nangis semua," ungkap Serin. Baca juga: Belum Punya Izin, Rumah Makan Saung Milik Mantan Anggota DPRD Ini Disegel
Sementara itu, Kepala Bidang Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Tangsel, Sapta Mulyana mengaku tidak takut dengan ancaman Serin. Menurutnya, ancaman kepada petugas berwenang, berhadapan dengan hukum.
"Apapun pendapat seseorang saya hormati. Ancaman yang mengarah kepada petugas yang berwenang, berarti akan berhadapan dengan hukum. Jangan mengarah kepada hal lain," kata Sapta kepada SINDOnews.
Baca juga : Jadwal Pilkada Belum Berubah, Elektabilitas Ganjar, Anies dan Ridwan Diujung Tanduk?
Dilanjutkan Sapta, pihaknya menyegel tanah urukan yang rencananya digunakan untuk jalan. Karena tidak ada izinnya. "Yang saya segel tanah urugan yang rencana untuk pembangunan jalan, yang belum punya izin. Itu segel ditempel di atas bekas warung, di atas tanah urugan yang bermasalah. Warung tempat usaha tidak dibahas," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Tangsel, Sapta Mulyana mengaku tidak takut dengan ancaman Serin. Menurutnya, ancaman kepada petugas berwenang, berhadapan dengan hukum.
"Apapun pendapat seseorang saya hormati. Ancaman yang mengarah kepada petugas yang berwenang, berarti akan berhadapan dengan hukum. Jangan mengarah kepada hal lain," kata Sapta kepada SINDOnews.
Baca juga : Jadwal Pilkada Belum Berubah, Elektabilitas Ganjar, Anies dan Ridwan Diujung Tanduk?
Dilanjutkan Sapta, pihaknya menyegel tanah urukan yang rencananya digunakan untuk jalan. Karena tidak ada izinnya. "Yang saya segel tanah urugan yang rencana untuk pembangunan jalan, yang belum punya izin. Itu segel ditempel di atas bekas warung, di atas tanah urugan yang bermasalah. Warung tempat usaha tidak dibahas," tukasnya.
(mhd)
Lihat Juga :