Antisipasi Banjir Susulan, Babinsa Koramil Tobelo dan Warga Bersihkan Selokan

loading...
Antisipasi Banjir Susulan, Babinsa Koramil Tobelo dan Warga Bersihkan Selokan
Babinsa Koramil 1508-01/Tobelo di bawah pimpinan Danpos Tobelo Utara Pelda Abdul Kadir Assagaf dan warga karya bakti bersama membersihkan selokan. Foto SINDOnews
HALUT - Untuk memperlancar aliran air dan mengantisipasi datangnya banjir di musim penghujan ini, Babinsa Koramil 1508-01/Tobelo di bawah pimpinan Danpos Tobelo Utara Pelda Abdul Kadir Assagaf dan Satgas Yon Armed 8/105 Tarik serta warga karya bakti bersama membersihkan selokan, Desa Luari Tobelo Utara, Halmahera Utara, Minggu (24/01/2021).

Pelda Abdul Kadir Assagaf mengatakan, bersih-bersih saluran ini agar aliran air dapat mengalir dengan lancar. Kondisi lingkungan yang bersih seperti ini akan sangat membantu menjaga kesehatan masyarakat dan mengantisipasi banjir akibat seklokan mampet. Baca juga: Wali Kota Bekasi: Ada Enam Kecamatan Terdampak Banjir dan Genangan

"Kalau selokan bersih, air hujan juga akan mengalir dengan lancar, apabila air bisa mengalir dengan lancar maka tidak akan terjadi banjir kalau terjadi hujan deras. Apalagi seperti sekarang ini musim penghujan tentunya bukan perkara yang mudah perlunya kesadaran dan kemauan serta kepedulian dari seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Sementara di tempat berbeda, Komandan Kodim 1508/Tobelo Letkol Inf I Putu Witharsana Eka Putra bersama Komunitas Trill Tobelo (KTT) melakukan kegiatan Trabas serta kegiatan bakti sosial pemberian Sembako kepada warga korban banjir, Desa Roko Kecamatan Galela Barat. Baca juga: Netizen Bilang Ngga Usah Lapor Jakarta Banjir, Sebentar Lagi Juga Banyak yang Teriak-teriak



Komandan Kodim 1508/Tobelo Letkol Inf I Putu Witharsana Eka Putra saat di konfirmasi mengatakan, kegiatan ini kita lakukan untuk membantu saudara-saudara kita yang betul-betul membutuhkan uluran tangan kita, dan melalui kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan rasa kepedulian antar sesama dan meringankan beban masyarakat yang menjadi korban banjir ," jelasnya.

Kegiatan trail ini sebagai sarana olahraga sekaligus wisata alam serta menjalin persatuan dan kebersamaan. "Dengan motto liar di medan extrim tapi sopan di jalan raya dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan kenyamanan bersama," pungkasnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top