Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Multi Bencana hingga Maret 2021

Minggu, 24 Januari 2021 - 20:24 WIB
loading...
Cuaca Ekstrem, BMKG...
BMKG mengingatkan potensi mulibencana hingga Maret 2021
A A A
BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengingatkan potensi multi bencana yang disebabkan cuaca hujan ekstrem hingga Maret 2021 mendatang. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan lainnya di sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Menurut Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho, saat ini mayoritas wilayah di Jabar telah memasuki puncak musim hujan yang diprediksi bakal terjadi pertengahan Januari hingga Februari. Pada periode musim hujan ini juga sering terjadi peristiwa cuaca ekstrem dengan curah hujan kategori tinggi dan sangat tinggi.

Baca juga: Peringatan BMKG untuk Jawa Barat Bila 6 Sesar Ini Aktif dan Picu Gempa Bumi

Seperti halnya tiga hari ke depan perlu diwaspadai potensi terjadinya hujan lebat di wilayah Karawang, Subang, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Garut, Indramayu, Sumedang, Cirebon, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar.

"Hujan ekstrem tersebut sangat berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor yang dapat membahayakan bagi publik, serta hujan lebat disertai kilat atau petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran dan penerbangan," jelas dia, Minggu (24/1/2021).

Hujan ekstrem diperkirakan akan terus terjadi hingga Maret 2021. Sehingga, dengan adanya potensi cuaca ekstrem tersebut, perlu diwaspadai daerah yang diprediksi berpotensi banjir kategori menengah. Bencana tersebut berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat untuk bulan Februari, Maret dan April 2021.

Baca juga: 42 Santri di Kabupaten Garut Positif COVID-19, Ponpes Ditutup Total

Menurut dia, faktor-faktor pengendali iklim di wilayah Indonesia, saat ini yang sedang aktif berpengaruh adalah Monsoon Asia. Daerah Konvergensi Antar Tropis (ITCZ) memperlihatkan anomali yang mengarah pada penguatan curah hujan tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jabar. Fenomena La Nina saat ini juga masih aktif dengan Indeks yang mengarah ke kondisi normal pada bulan Mei 2021.

Sementara itu, Koordinator Data dan Informasi Stasiun Bogor Hadi Saputro mengatakan, pada Februari hampir semua wilayah di Jabar hujan tinggi dan sangat tinggi. Pada Maret, hujan alam berkurang di wilayah Pantura. Namun wilayah tengah dan selatan masih tinggi.

"Sekarang ini hujan ekreem karena curah bujannya sangat tinggi, bisa sampai 100 mm per jam. Jadi kalau jumlah pohon minum, tanah tidak ada penahannya bisa sebabkan longsor dan banjir bandang," jelas dia.

Ciri ciri banjir dan longsor, bisa dideteksi terjadi hujan lebat sampai 3 jam. Hal itu didasarkan pada pengalaman kejadian bencana di Jabar
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Gempa M5,2 Guncang Jember...
Gempa M5,2 Guncang Jember Terasa hingga Kuta, Ini Analisis BMKG
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 25-28 Mei 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Sore hingga Malam
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Membangun Kesadaran...
Membangun Kesadaran Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah Dasar
Rekomendasi
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Waspadai Cuaca Ekstrim,...
Waspadai Cuaca Ekstrim, Begini Tips Menghadapi Bencana Banjir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved