Pandemi COVID-19, Teknologi Ini Klaim Jadi Solusi Hemat Biaya Internet saat PJJ
Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Cukup memakai perangkat gadget smartphone, tablet atau laptop, tanpa selalu harus mambawa fixed camera. Sehingga biaya kuota internet dapat direduksi dengan memanfaatkan televisi.
Pihaknya mampu memanfaatkan penyiaran TV satelit dengan menggabungkan teknologi broadband (internet). Sehingga terbentuk siaran Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang hemat kouta internet dan siaran bisa menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia.
“Uji coba PJJ pertama digunakan Disdik Kota Bandung melalui kanal TV Bandung132 sejak 25 September 2020. Karena kanal TV Bandung132 termasuk TV satelit, maka untuk dapat mengakses siaran tetap menggunakan decoder dan mini parabola khusus, yang relatif murah tanpa biaya bulanan, namun minim terhadap penggunaan kouta internet,” tuturnya.
Pada kanal TV Bandung132, saat mengikuti pelajaran siswa dapat melakukan komunikasi dua arah langsung terhadap guru pengajar melalui QR (quick respon)-Code yang ada di pojok layar televisi.
Siswa cukup menempelkan smartphone miliknya pada QR-Code, maka akan diperoleh links untuk interaktif kepada host saat siaran TV langsung maupun siaran ulang. Sementara siswa lain yang hanya menonton, tidak harus ikut interaktif sehingga kouta internet terjaga.
Baca juga: Puji Komjen Listyo Sigit, JCUIM Sebut Polri Harus Pantau Tren Kejahatan
Pihaknya mampu memanfaatkan penyiaran TV satelit dengan menggabungkan teknologi broadband (internet). Sehingga terbentuk siaran Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang hemat kouta internet dan siaran bisa menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia.
“Uji coba PJJ pertama digunakan Disdik Kota Bandung melalui kanal TV Bandung132 sejak 25 September 2020. Karena kanal TV Bandung132 termasuk TV satelit, maka untuk dapat mengakses siaran tetap menggunakan decoder dan mini parabola khusus, yang relatif murah tanpa biaya bulanan, namun minim terhadap penggunaan kouta internet,” tuturnya.
Pada kanal TV Bandung132, saat mengikuti pelajaran siswa dapat melakukan komunikasi dua arah langsung terhadap guru pengajar melalui QR (quick respon)-Code yang ada di pojok layar televisi.
Siswa cukup menempelkan smartphone miliknya pada QR-Code, maka akan diperoleh links untuk interaktif kepada host saat siaran TV langsung maupun siaran ulang. Sementara siswa lain yang hanya menonton, tidak harus ikut interaktif sehingga kouta internet terjaga.
Baca juga: Puji Komjen Listyo Sigit, JCUIM Sebut Polri Harus Pantau Tren Kejahatan
Lihat Juga :