PBNU dan Zamedia Rintis Inovasi Nahdliyin Smartbox

Jum'at, 22 Januari 2021 - 22:43 WIB
loading...
PBNU dan Zamedia Rintis...
Penandatanganan naskah kerja sama antara PBNU dengan Zamedia terkait inovasi Nahdliyin Smartbox di Kota Bandung, Jumat (22/1/2021). Foto/iNews.id/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) menggandeng Zamedia melahirkan inovasi multimedia digital berbasis android berupa Nahdlyin Smartbox. Inovasi ini untuk mendukung program pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan dan mencetak usahawan baru dari lingkungan pesantren khususnya umat nahdlyin melalui perangkat digital.

Baca juga: Listyo Sigit Ingin Polisi Ngaji Kitab Kuning, Begini Tanggapan PBNU dan MUI Ketua Bidang Ekonomi NU Eman Suryaman mengatakan, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU sangat mendukung inovasi digital untuk memberikan berbagai kemudahan dan menumbuhkan jiwa enterpreneur di kalangan umat Nahdlyin.

Baca juga: Hadiri Konferensi Internasional Vatikan, Katib 'Aam PBNU: Dialog Antaragama Harus Jujur

Selain itu, juga dapat diselaraskan dengan fungsi pelayanan NU kepada umat yang bertujuan membangun ekonomi kerakyatan berbasis digital. "Saya sangat mengapresiasi dengan inovasi bersama ini. harapannya agar NU sebagai Organisasi Islam terbesar dapat menjadi contoh bagi organisasi yang lainnya,” kata Eman saat penandatanganan kerja sama berlangsung di Bandung, Jumat (22/1/2021).

Eman mengemukakan, NU merupakan organisasi Islam yang terbuka dan memberi peluang bagi siapapun untuk bekerja sama selama memberi kemaslahatan. "Nahdliyin Smart Box salah satu cara kami umat Nahdliyin dalam membangun Indonesia maju," ujarnya.

NU memiki saluran dakwah tersendiri dengan berplatform digital yang salah satunya, program dakwah Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin. Selain itu, NU juga memberdayakan Nahdliyin lewat program UMKM.

"Dakwah hingga produk UMKM NU bisa diakses di Nahdliyin Smart Box. Dengan begitu, pemberdayaan umat lewat UMKM dengan memanfaatkan teknologi bisa berjalan," lanjutnya.

Menurut Eman, dalam kondisi ekonomi yang dihadapkan dengan pandemi, NU tidak boleh diam. NU harus semangat membangun ekonomi umat dengan kreasi. Kalau diam tidak ada kegaitan gerakan maka ini akan terjadi masalah besar.

Ekonomi yang bermasalah, tutur Eman, akan mengundang berbagai negatif, seperti kriminalitas dan masalah sosial lainnya. Makanya NU hadir untuk menjawab tantangan itu. "Kehadiran Nahdliyin Smartbox memudahkan dan memberikan ruang bisnis untuk menjawab tantangan zaman itu," tutur Eman.

Founder sekaligus CEO Zamedia, Ayi Koswara mengatakan, Nahdlyin Smartbox selain memiliki fitur-fitur yang dibuat secara khusus sesuai kebutuhan NU juga diperkaya dengan konten education entertainment (edutainment) yang tentunya sejalan dengan program pemerintah pusat dan atau daerah guna mencerdaskan kehidupan bangsa.

Konten fitur itulah, kata Ayi Koswara, yang membedakan Smartbox untuk masyarakat umum dengan Nahdliyin Smarbox. Layanan Nahdliyin Smartbox dikemas sedikian rupa untuk memenuhi kebutuhan umat nahdliyin di seluruh Indonesia

Nahdliyin Smartbox sejalan dengan NU dan mengamati kondisi serta tren ke depan, Zamedia perusahaan berbasis digital melihat ini sebagai peluang untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah guna menghadapi revoluasi industri 4.0.

“Kerja sama inovasi Nadlyin Smartbox ini adalah yang pertama dan diharapkan akan menjadi percontohan bagi organisasi besar lain dalam menyikapi era Digital 4.0,” kata Ayi Koswara.

Disinggung tentang PT Amanah Nusantara Informatika (ANI), Ayi mengemukakan, perusahaan itu dibentuk untuk memudahkan kerja sama. "PT ANI yang akan bergerak memasarkan Nahdliyin Smartbox di kalangan NU. sedangkan Zamedia sebagai penyedia perangkat keras dan lunak serta infrastrukturnya," ujarnya.

Nahdliyin Smart Box, tutur Ayi, selain layanan televisi, juga bisa diakses menggunakan telepon seluler (ponsel) Android, terutama untuk fitur ekonomi. Fitur yang tersedia selain layanan program TV, juga menyediakan layanan pemasaran produk UMKM dari Nahdliyin.

"Selain fitur program TV dan UMKM, ini juga sebagai sarana dakwah NU kepada Nahdliyin di seluruh Indonesia sehingga mereka dipertemukan dalam satu layar," ujarnya.

Ayi menuturkan, Zameda menggandeng NU karena merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota sekitar 49 juta. "Nahdliyin Smartbox menggabungkan seluruh aplikasi atau lini bisnis di NU menjadi suatu sistem terintegrasi. Selain itu, mengangkat UMKM dari warga NU. Bahkan Nahdliyin Smartbox bisa digunakan untuk pembelajaran jarak jauh," tuturnya.

Sementara itu, Komisaris PT ANI Dadang Mishal mengatakan, untuk menjalankan operasional kegiatan dan layanan dari Nahdlyin Smartbox, maka NU dan Zamedia sepakat menunjuk PT Amanah Nusantara Informatika (ANI) sebagai entitas yang menaungi produk multimedia digital dan solusi lain ke depannya. “ANI siap mengemban amah besar ini dan akan menjalankan kegiatan operasional layanan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Nanik S Deyang Ancam...
Nanik S Deyang Ancam Tutup SPPG Jika Tak Beli Telur Langsung dari Peternak
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved