Merapi Siaga, BPPTKG: Intensitas Erupsi Merapi Saat Ini Terhitung Masih Rendah
Jum'at, 22 Januari 2021 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Maros Gempar, Wanita Pengendara Motor Mewah Curi 2 Tanaman Hias Seharga Rp900 Ribu
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen atau penilaian bahaya aktivitas vulkanik Gunung Merapi , nilai probabilitas erupsi efusif mencapai 43 persen, erupsi eksplosif sekitar 20 persen, cryto eksplosif 18,8 persen dan intrusi 17,9 persen. "Itu kemungkinan lanjutan aktivitas vulkanik Gunung Merapi dari hasil asesmen. Kemungkinan berhenti juga ada," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan selama ini, BPPTKG menyimpulkan bahwa per 22 Januari 2021, distribusi probabilitas erupsi dominan ke arah efusif . Potensi erupsi eksplosif dan kubah dalam menurun signifikan. Adapun potensi bahaya saat ini, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih sejauh maksimal 5 km.
Baca juga: Kisah Kesaktian Hang Tuah dan Keris Taming Sari Menjaga Kedaulatan Kesultanan Malaka
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau sejauh maksimal 3 km dari puncak. "Kami akan menyampaikan update skenario bahaya setiap tujuh hari kecuali ada perkembangan yang mendadak," tandasnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen atau penilaian bahaya aktivitas vulkanik Gunung Merapi , nilai probabilitas erupsi efusif mencapai 43 persen, erupsi eksplosif sekitar 20 persen, cryto eksplosif 18,8 persen dan intrusi 17,9 persen. "Itu kemungkinan lanjutan aktivitas vulkanik Gunung Merapi dari hasil asesmen. Kemungkinan berhenti juga ada," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan selama ini, BPPTKG menyimpulkan bahwa per 22 Januari 2021, distribusi probabilitas erupsi dominan ke arah efusif . Potensi erupsi eksplosif dan kubah dalam menurun signifikan. Adapun potensi bahaya saat ini, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih sejauh maksimal 5 km.
Baca juga: Kisah Kesaktian Hang Tuah dan Keris Taming Sari Menjaga Kedaulatan Kesultanan Malaka
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau sejauh maksimal 3 km dari puncak. "Kami akan menyampaikan update skenario bahaya setiap tujuh hari kecuali ada perkembangan yang mendadak," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :