Berawal dari Curhat, Oknum Guru di Blitar Hamili Muridnya

Jum'at, 15 Mei 2020 - 19:36 WIB
loading...
Berawal dari Curhat,...
Oknum guru yang menghamili muridnya saat menjalani pemeriksaan di Polres Blitar. Foto/Ist
A A A
BLITAR - P (39), seorang oknum guru SMP di wilayah Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar ditangkap aparat kepolisian karena menghamili anak didiknya.

Korban yang masih duduk di kelas III SMP kini tengah mengandung dua bulan. "Pelaku telah diamankan," ujar Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya kepada wartawan Jumat (15/5/2020).

Di depan petugas, P yang mengajar pelajaran ekstrakurikuler itu mengakui semua perbuatannya.

Dia menceritakan, kejadian berawal dari curahan hati (curhat) di sebuah kolam renang pada saat keduanya tidak sengaja bertemu. "Korban curhat masalah pribadinya kepada pelaku," kata Ahmad Fanani.

Dari kolam renang, pembicaraan berlanjut ke rumah pelaku yang saat itu dalam keadaan sepi. Istri pelaku yang juga guru di sekolah korban, sedang tidak ada di tempat.

Entah apa yang terjadi, pelaku tiba tiba merayu korban untuk melakukan hubungan lebih jauh. "Melihat rumah sedang sepi pelaku merayu korban untuk melakukan hubungan badan," kata Ahmad Fanani.

Hubungan intim yang berlangsung pertama kali pada 9 Februari 2020 itu, kembali terulang. Setiap istrinya pulang ke rumah orang tua, pelaku langsung mengajak korban ke rumahnya.

P mengaku tiga kali meniduri korban. Aksi bejatnya terbongkar setelah istrinya tidak sengaja melihat percakapannya dengan korban di telepon seluler (ponsel). Istri pelaku melihat isi percakapan itu sebagai hal yang tidak pantas.

Sebagai guru bimbingan konseling, istri pelaku langsung menyampaikan temuannya tersebut ke orang tua korban. "Ibu korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Blitar," jelas Ahmad Fanani.

Petugas langsung melakukan visum kepada korban. Dalam proses visum itu diketahui jika korban ternyata hamil dua bulan. Oknum guru P seketika diamankan. Atas perbuatannya, P dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketagihan Bersetubuh,...
Ketagihan Bersetubuh, Ustaz di Kutai Kartanegara Perkosa Santriwati hingga Hamil
Ingin Besarkan Anak-anak,...
Ingin Besarkan Anak-anak, Herry Wirawan Pemerkosa Belasan Santri Minta Keringanan Hukuman
Pemuda Ponorogo Cabuli...
Pemuda Ponorogo Cabuli Gadis SMP di Kebun Jagung Hingga Hamil
Oknum Guru SMP di Blitar...
Oknum Guru SMP di Blitar Tega Cabuli Murid hingga Hamil 2 Bulan
Oknum Guru Hamili Siswi...
Oknum Guru Hamili Siswi SMKN di Tangsel Dirumahkan
Rekomendasi
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Air Mata Terakhir Cristiano...
Air Mata Terakhir Cristiano Ronaldo di Panggung Piala Dunia
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved