DPRD Minta Pemprov DKI Cek Sistem Pengendalian Banjir di Ibu Kota

Kamis, 21 Januari 2021 - 13:23 WIB
loading...
DPRD Minta Pemprov DKI...
DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI mengecek seluruh sistem pengendalian banjir di Jakarta mengingat musim penghujan yang makin intens.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI mengecek seluruh sistem pengendalian banjir di Jakarta mengingat musim penghujan yang makin intens. Pasalnya, wilayah ibu Kota kerap kali dilanda banjir memasuki musim penghujan.

"Hal yang sudah dilakukan untuk mengendalikan banjir mesti dicek, diintensifkan dan juga mitigasi bencana diperkuat," ungkap Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Dedi Supriadi di Jakarta, Kamis (21/1/2021). Dedi menyarankan,Pemprov DKI mesti lebih pro-aktif dan antisipatif menghadapi potensi curah hujan tinggi ini.

"Sinergi antara seluruh pihak harus makin kuat, khususnya Dinas SDA (Sumber Daya Air), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan," tuturnya. Baca: DKI Pamer Pompa Waduk Pluit, Warganet: Jangan Lupa Monitor Gorong-gorong Pak Anies

Tahun 2020 lalu Jakarta mengalami banjir cukup besar pada awal Januari hingga Februari dengan curah hujan terbesar dalam 30 tahun terakhir. Ada beberapa hal yang menurut Dedi mesti dilakukan Pemprov. Pertama, fasilitas pompa banjir yang berada di titik-titik rawan banjir harus dipastikan berfungsi dengan baik.

Kedua, sistem Polder (khususnya tanggul dan kolam retensi) di kawasan utara Jakarta serta setu dan waduk-waduk yang ada di Jakarta perlu diperiksa untuk memastikan daya tampungnya cukup optimal dalam menampung limpahan air. Ketiga, memastikan berfungsinya peralatan untuk memantau curah hujan dan pergerakan ketinggian air pada titik-titik yang menjadi pusat aliran air di Jakarta seperti di wilayah perbatasan dengan Jawa Barat.

Keempat, terkait kemungkinan terjadinya banjir yang menyebabkan warga harus mengungsi, dan disaat yang sama kondisi DKI masih pada puncak pandemi covid-19, sehingga perlu perhatian ekstra dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Perlu diantisipasi jangan sampai tempat pengungsian korban banjir menjadi klaster penularan covid.

"Selain itu pengerukan danau, setu, sungai dan kali serta pengangkutan lumpur di gorong-gorong masih tetap harus dilakukan," ucap Dedi. Diketahui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkkan peringatan dini di DKI Jakarta dan sekitarnya berpotensi mengalami cuaca ekstrem yakni hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Rekomendasi
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved