Gunung Merapi Semburkan 8 Kali Wedus Gembel, Meluncur Tembus Jarak 1,5 Km
Rabu, 20 Januari 2021 - 21:28 WIB
loading...
A
A
A
Awan panas keenam pukul 16.56 WIB, di mana tercatat di seismogram dengan amplitudo 15 mm dan durasi 96 detik. Jarak luncur tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung. Awan panas ketujuh pukul 17.14 WIB tercatat dengan amplitudo 2 mm dan durasi 11 detik. Jarak luncur 400 m ke arah barat daya.
"Sedangkan awan panas kedelapan pukul 17.17 WIB tercatat dengan amplitudo 7 mm dan durasi 72 detik. Jarak luncur 800 m ke arah barat daya," katanya, Rabu (20/1/2021) malam.
Petugas juga mencatat gempa guguran sebanyak 9 kali, gempa embusan 3 kali, gempa hybrid atau fase banyak 3 kali.
Sementara tingkat aktivitas Gunung Merapi masih tetap Level III atau Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Lontaran material vulkanik saat terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar lereng Gunung Merapi dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
"Sedangkan awan panas kedelapan pukul 17.17 WIB tercatat dengan amplitudo 7 mm dan durasi 72 detik. Jarak luncur 800 m ke arah barat daya," katanya, Rabu (20/1/2021) malam.
Petugas juga mencatat gempa guguran sebanyak 9 kali, gempa embusan 3 kali, gempa hybrid atau fase banyak 3 kali.
Sementara tingkat aktivitas Gunung Merapi masih tetap Level III atau Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Lontaran material vulkanik saat terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar lereng Gunung Merapi dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
(shf)
Lihat Juga :