Pulau Laki, Eksotisme Pulau Tanpa Penghuni di Kepulauan Seribu
Rabu, 20 Januari 2021 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Nadhifa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Konservasi Fauna saat itu melakukan eksplorasi keanekaragaman fauna perairan dan burung. Baca juga: Tanda SOS di Pulau Laki Bikin Heboh, Basarnas Beri Penjelasan Ini
Pengamatan dibagi menjadi 2 bagian yaitu fauna perairan dan burung. Pengamatan fauna perairan dilakukan di sepanjang pesisir pantai barat pulau yang cukup dangkal kaya akan tanaman bakau. Pengamatan burung dilakukan dengan dua jalur yaitu jalur mengelilingi pantai di pagi hari dan jalur melintasi hutan di sore hari.
“Kami menemukan banyak jenis burung, sebagian besar sudah pernah kami jumpai seperti remetuk laut (Gerygone sulphurea), merbah cerucuk (Pycnonotus goiavier), Cekakak sungai (Todiramphus chloris), burung madu sriganti (Nectarinia jugularis), Perkutut (Geopelia striata), ada juga beberapa jenis yang sebelumnya belum pernah kulihat seperti pergam laut (Ducula bicolor), gagak hutan (Corvus enca), kuntul karang (Egretta sacra), dan burung lainnya yang totalnya mencapai 27 jenis,” tulis Nadhifa.
Pengamatan pagi, dia terkesima dengan padang anemon laut berwarna-warni. Selain anemon, ada juga teripang, bintang laut, ubur-ubur, dan umang-umang yang banyak tersebar di sepanjang pesisir pantai barat. Mereka juga menemukan gurita pada pantai berbatu dan sekelompok monyet ekor panjang di pinggir hutan.
Pengamatan dibagi menjadi 2 bagian yaitu fauna perairan dan burung. Pengamatan fauna perairan dilakukan di sepanjang pesisir pantai barat pulau yang cukup dangkal kaya akan tanaman bakau. Pengamatan burung dilakukan dengan dua jalur yaitu jalur mengelilingi pantai di pagi hari dan jalur melintasi hutan di sore hari.
“Kami menemukan banyak jenis burung, sebagian besar sudah pernah kami jumpai seperti remetuk laut (Gerygone sulphurea), merbah cerucuk (Pycnonotus goiavier), Cekakak sungai (Todiramphus chloris), burung madu sriganti (Nectarinia jugularis), Perkutut (Geopelia striata), ada juga beberapa jenis yang sebelumnya belum pernah kulihat seperti pergam laut (Ducula bicolor), gagak hutan (Corvus enca), kuntul karang (Egretta sacra), dan burung lainnya yang totalnya mencapai 27 jenis,” tulis Nadhifa.
Pengamatan pagi, dia terkesima dengan padang anemon laut berwarna-warni. Selain anemon, ada juga teripang, bintang laut, ubur-ubur, dan umang-umang yang banyak tersebar di sepanjang pesisir pantai barat. Mereka juga menemukan gurita pada pantai berbatu dan sekelompok monyet ekor panjang di pinggir hutan.
(jon)
Lihat Juga :