Penusuk Anggota Ormas XTC di Cimanggung Ditangkap di Purwakarta

Rabu, 20 Januari 2021 - 16:07 WIB
loading...
Penusuk Anggota Ormas...
Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
SUMEDANG - Tersangka W alias Black, pelaku penusuk korban Karta Gunawan (37), anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) XTC di Cimanggung, Sumedang diringkus polisi. Tersangka W ditangkap di persembunyiannya di Kabupaten Purwakarta, Rabu (20/1/2021).

Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Yanto Slamet mengatakan, pelaku W ditangkap di Purwakarta pada Rabu (20/1/2021) dini hari. "Ya pelaku W sudah dibekuk. Saat ini kami sudah lakukan penahanan terhadap pelaku," kata Kasatreskrim Polres Sumedang melalui telepon seluler, Rabu (20/1/2021). Baca juga: Buron 3 Bulan, Pelaku Penikaman di Desa Matungkas Berhasil Ditangkap

Disinggung tentang motif yang memicu bentrokan dua kelompok pemuda di Pasar Cimanggung pada Minggu (17/1/2021), AKP Yanto Slamet mengemukakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan. Sebab, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka dan saksi terkait kasus ini. "Untuk motif nanti. Setelah selesai pemeriksaan, akan kita ketahui motifnya ya. Kami akan periksa, lakukan penyelidikan, terus kami lakukan olah TKP, kemudian rekontruksi," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, bentrokan antardua kelompok pemuda terjadi di Pasar Cimanggung , Kabupaten Sumedang pada Minggu (17/1/2021). Bentrokan berawal saat kelompok pemuda yang tergabung dalam ormas XTC melakukan penggalangan dana bantuan untuk korban bencana tanah longsor Desa Cihanjuang, Cimanggung.

Saat kegiatan berlangsung, melintas kelompok bermotor lain di kawasan itu. Entah apa yang menjadi pemicu, tiba-tiba bentrokan pun terjadi. Akibatnya, satu anggota ormas XTC, Karta Wiguna, tewas dianiaya dengan menggunakan senjata tajam.

Pascakejadian, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang bergerak cepat menangkap 43 orang yang terlibat bentrokan berdarah itu. Dari 43 orang yang diamankan, empat di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Tiga dari empat tersangka antara lain, AR alias Tile, DS alias Komeng, dan N alias Ute. Sedangkan tersangka W alias Black sempat buron selama tiga hari. Seusai kejadian, tersangka W melarikan diri.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, korban Karta Wiguna dipukul kepalanya menggunakan air softgun oleh tersangka AR. Sedangkan tersangka DS dan N memukul korban menggunakan tangan. Sementara itu, ujar AKBP Eko, yang paling fatal dilakukan tersangka W yang menusuk dada kiri korban Karta Gunawan menggunakan pisau. "Saat dibawa ke rumah sakit, pisau masih menancap di dada kiri korban," ujar AKBP Eko.

Selain menetapkan empat tersangka, tutur Kapolres Sumedang, penyidik mengamankan barang bukti air softgun, celana, pisau, dan satu unit sepeda motor. "Akibat perbuatannya, empat tersangka, AR, DS, N, dan W, dijerat Pasal 351 ayat 1 dan ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tutur Kapolres Sumedang. Baca juga: Update Longsor Cimanggung Sumedang, 27 Warga Dilaporkan Belum Diketahui Nasibnya

Untuk mengantisipasi bentrok susulan antardua dua kelompok tersebut, kata AKBP Eko, polisi, TNI, dan Satpol PP Sumedang melakukan patroli skala besar. "Kami telah melakukan upaya hukum dengan menetapkan empat tersangka dalam kasus itu," kata AKBP Eko.

Kapolres Sumedang mengimbau anggota kelompok bermotor menjadi elemen masyarakat, melakukan kegiatan positif dan bermanfaat. Jangan bertindak anarkistis. Polisi akan melakukan tindak tegas kepada siapa pun yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kepada geng motor, jadilah elemen masyarakat yang positif, bermanfaat bagi kehidupan. Tidak perlu menunjukkan identitas anda sebagai geng motor. Kami tidak akan pandang bulu dan kami akan tindak tegas kelompok yang mengacaukan kamtibmas," tutur AKBP Eko.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
Bro Ron Rangkul Pemukulnya:...
Bro Ron Rangkul Pemukulnya: Ada Miskomunikasi
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Rekomendasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved