Pasuruan Gempar, Beredar Video Mesum Pasangan Sejoli di Tempat Sakral
Selasa, 19 Januari 2021 - 16:07 WIB
loading...
Video pasangan mesum di Wisata Ranu Grati, gegerkan warga Kabupaten Pasuruan. Foto/iNews TV/Jaka Samudera
A
A
A
PASURUAN - Video mesum sepasang sejoli di tempat sisata Ranau Grati, Kabupaten Pasuruan, beredar luas di media sosial. Belum diketahui siapa pelakunya, namun sangat disayangkan adegan tak patut ditiru itu terjadi di ruang terbuka dan tempat yang disakralkan warga.
Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Kos, Temukan Pasangan Mesum Masih Bugil dan Pesta Miras
Adegan mesum sepasang muda mudi di Ranu Grati, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, terekam kamera selama 24 detik. Dalam tayangan video tersebut, pasangan sejoli itu terang-terangan berbuat mesum di tempat terbuka.
Dalam tayangan video yang beredar luas tersebut, terlihat pasangan wanitanya masih mengenakan hijab warna merah muda. Tokoh masyarakat Desa Ranuklindungan, Choiron Rosadi, sangat meyayangkan kejadian mesum tersebut.
Baca juga: Baru Sehari Diburu Imigrasi, Orang Amerika yang Ajak Pindah Bule ke Bali Ditemukan
"Pelakunya bukan warga desa sini pastinya, karena warda di sini sudah tahu kalau lokasi tersebut disakralkan sehingga tidak akan melakukan tindakan tidak senonoh di lokasi tersebut," tegasnya.
Baca juga: Kenal di Tik Tok dan Facebook, Karyawan Pabrik di Mojokerto Perkosa Gadis SD
Agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, petugas di tempat wisata Ranu Grati, Akrie mengaku, akan menjaga lebih ketat lagi kawasan wisata yang juga disakralkan warga ini. "Kami akan melakukan pengetatan penjagaan," tegasnya.
Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Kos, Temukan Pasangan Mesum Masih Bugil dan Pesta Miras
Adegan mesum sepasang muda mudi di Ranu Grati, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, terekam kamera selama 24 detik. Dalam tayangan video tersebut, pasangan sejoli itu terang-terangan berbuat mesum di tempat terbuka.
Dalam tayangan video yang beredar luas tersebut, terlihat pasangan wanitanya masih mengenakan hijab warna merah muda. Tokoh masyarakat Desa Ranuklindungan, Choiron Rosadi, sangat meyayangkan kejadian mesum tersebut.
Baca juga: Baru Sehari Diburu Imigrasi, Orang Amerika yang Ajak Pindah Bule ke Bali Ditemukan
"Pelakunya bukan warga desa sini pastinya, karena warda di sini sudah tahu kalau lokasi tersebut disakralkan sehingga tidak akan melakukan tindakan tidak senonoh di lokasi tersebut," tegasnya.
Baca juga: Kenal di Tik Tok dan Facebook, Karyawan Pabrik di Mojokerto Perkosa Gadis SD
Agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, petugas di tempat wisata Ranu Grati, Akrie mengaku, akan menjaga lebih ketat lagi kawasan wisata yang juga disakralkan warga ini. "Kami akan melakukan pengetatan penjagaan," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :