Proses Vaksinasi di Bukulumba Diminta Disiapkan Secara Matang
Senin, 18 Januari 2021 - 14:21 WIB
loading...
Bupati Bulukumba meminta agar proses vaksinasi bisa dipersiapkan dengan matang. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
BULUKUMBA - Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali memberikan warning kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, untuk melakukan persiapan vaksinasi yang lebih matang karena proses vaksinasi dilakukan awal Februari 2021 mendatang.
AM Sukri mengingatkan Dinkes Bulukumba, agar pelaksanaan vaksinasi harus direncanakan dan dipersiapkan secara matang, termasuk upaya menjaga vaksin untuk nantinya agar tetap terjaga dalam suhu 2 sampai 8 derajat celsius.
“Ini penting menjadi perhatian, jangan sampai vaksin yang disuntikkan itu adalah vaksin yang sudah mati karena suhunya tidak terjaga,” bebernya, Senin, (18/01/2021).
Baca Juga: Capai Target Akseptor, Bupati Bulukumba dapat Penghargaan dari BKKBN
Vaksinasi lanjutnya, bertujuan untuk mengurangi penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Dan juga untuk melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.
Saat ini lanjutnya, masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksin , karena Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Sinovac itu halal dan suci. Begitupun juga BPOM telah mengumumkan pemberian izin darurat vaksin dan telah memenuhi standar keamanan yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
“Olehnya itu mari bersama-sama seluruh jajaran TNI/Polri, Ormas, Tomas, Tokoh agama, tokoh pemuda, LSM untuk memberikan penyadaran dan menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat secara luas agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dapat berlangsung dengan sukses,” terang AM Sukri.
Kepala Dinkes Bulukumba , dr Wahyuni, menegaskan, bahwa pihaknya sudah siap baik logistik, tempat vaksin, maupun tenaga vaksinator yang telah dilatih. Adapun jatah vaksin sebanyak 2.079 untuk Bulukumba yang saat ini sudah ada di Makassar.
Baca Juga: Petani di Kabupaten Bulukumba Kesulitan Dapat Pupuk
"Kita sisa menunggu jadwal pengiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Targetnya adalah para tenaga kesehatan (Nakes) di 20 puskesmas dan juga nakes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja Bulukumba ," terangnya.
AM Sukri mengingatkan Dinkes Bulukumba, agar pelaksanaan vaksinasi harus direncanakan dan dipersiapkan secara matang, termasuk upaya menjaga vaksin untuk nantinya agar tetap terjaga dalam suhu 2 sampai 8 derajat celsius.
“Ini penting menjadi perhatian, jangan sampai vaksin yang disuntikkan itu adalah vaksin yang sudah mati karena suhunya tidak terjaga,” bebernya, Senin, (18/01/2021).
Baca Juga: Capai Target Akseptor, Bupati Bulukumba dapat Penghargaan dari BKKBN
Vaksinasi lanjutnya, bertujuan untuk mengurangi penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Dan juga untuk melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.
Saat ini lanjutnya, masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksin , karena Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Sinovac itu halal dan suci. Begitupun juga BPOM telah mengumumkan pemberian izin darurat vaksin dan telah memenuhi standar keamanan yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
“Olehnya itu mari bersama-sama seluruh jajaran TNI/Polri, Ormas, Tomas, Tokoh agama, tokoh pemuda, LSM untuk memberikan penyadaran dan menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat secara luas agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dapat berlangsung dengan sukses,” terang AM Sukri.
Kepala Dinkes Bulukumba , dr Wahyuni, menegaskan, bahwa pihaknya sudah siap baik logistik, tempat vaksin, maupun tenaga vaksinator yang telah dilatih. Adapun jatah vaksin sebanyak 2.079 untuk Bulukumba yang saat ini sudah ada di Makassar.
Baca Juga: Petani di Kabupaten Bulukumba Kesulitan Dapat Pupuk
"Kita sisa menunggu jadwal pengiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Targetnya adalah para tenaga kesehatan (Nakes) di 20 puskesmas dan juga nakes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja Bulukumba ," terangnya.
(agn)
Lihat Juga :