Proyek Jalan Ke Dermaga Peti Kemas Depare Terkatung-Katung
Senin, 18 Januari 2021 - 09:27 WIB
loading...
Pembangunan Jalan Kemiri – Depapre ini, tanggungjawabnya Pemerintah Provinsi. Dan rencana pembangunan jalan ini, sebelum saya menjadi Bupati. Dan sampai sekarang diabiarkan terlantar.
A
A
A
JAYAPURA - Nasib proyek pembangunan jalan dari Kemiri ke Depapre sejak 2015, terkatung-katung sehingga Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw benar-benar kecewa dengan Pemerintah Provinsi Papua yang tidak serius menangani pembangunan Jalan Kemiri – Depapre, yang menjadi jalan utama menuju Dermaga Peti Kemas.
“Pembangunan Jalan Kemiri – Depapre ini, tanggungjawabnya Pemerintah Provinsi. Dan rencana pembangunan jalan ini, sebelum saya menjadi Bupati. Dan sampai sekarang diabiarkan terlantar dan Pemerintah Provinsi Papua belum serius menangani jalan ini, padahal masalah ini sudah dibicarakan berulang kali, baik di tingkat provinsi maupun dengan pemerintah Pusat,”ungkap Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw beberapa waktu lalu di Sentani.
Bupati mengharapkan, pemerintah Provinsi Papua harus serius memperhatikan pembangunan jalan menuju Dermaga Peti Kemas di Depapre. “Tanggal 24 Januari 2021, Dermaga Peti Kemas akan beroperasi. Jadi saya harap, pemerintah Provinsi harus serius memperhatikan pembangunan jalan Kimiri – Depapre,” tegas Mathius Awoitauw.
Menanggapi kondisi Jalan Kemiri – Depapre yang rusak parah itu, Sekwilda Provinsi Papua, Doren Wakerwa mengatakan, Jalan menuju Dermaga Peti Kemas yaitu dari Kemiri – Depapre, merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi. Untuk itu, Pemerintah Provinsi akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pembangunan jalan itu. “Kami akan usahakan, supaya tahun ini, jalan Kemiri – Depapre sudah rampung,” kata Doren Wakerwa kepada Wartawan di Dermaga Peti Kemas Depapre, Kamis (14/1).
Pembangunan jalan ini terhenti lantaran sejumlah orang yang menangani pembangunan jalan itu, terjerat kasus korupsi dan ada pejabat di provinsi dan mitra kerjanya yang menangani proyek jalan ini, terpaksa harus tinggal dan menginap di balik terali besi.
“Pembangunan Jalan Kemiri – Depapre ini, tanggungjawabnya Pemerintah Provinsi. Dan rencana pembangunan jalan ini, sebelum saya menjadi Bupati. Dan sampai sekarang diabiarkan terlantar dan Pemerintah Provinsi Papua belum serius menangani jalan ini, padahal masalah ini sudah dibicarakan berulang kali, baik di tingkat provinsi maupun dengan pemerintah Pusat,”ungkap Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw beberapa waktu lalu di Sentani.
Bupati mengharapkan, pemerintah Provinsi Papua harus serius memperhatikan pembangunan jalan menuju Dermaga Peti Kemas di Depapre. “Tanggal 24 Januari 2021, Dermaga Peti Kemas akan beroperasi. Jadi saya harap, pemerintah Provinsi harus serius memperhatikan pembangunan jalan Kimiri – Depapre,” tegas Mathius Awoitauw.
Menanggapi kondisi Jalan Kemiri – Depapre yang rusak parah itu, Sekwilda Provinsi Papua, Doren Wakerwa mengatakan, Jalan menuju Dermaga Peti Kemas yaitu dari Kemiri – Depapre, merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi. Untuk itu, Pemerintah Provinsi akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pembangunan jalan itu. “Kami akan usahakan, supaya tahun ini, jalan Kemiri – Depapre sudah rampung,” kata Doren Wakerwa kepada Wartawan di Dermaga Peti Kemas Depapre, Kamis (14/1).
Pembangunan jalan ini terhenti lantaran sejumlah orang yang menangani pembangunan jalan itu, terjerat kasus korupsi dan ada pejabat di provinsi dan mitra kerjanya yang menangani proyek jalan ini, terpaksa harus tinggal dan menginap di balik terali besi.
Lihat Juga :