Cuaca Ekstrem, 6 Orang di Manado Tewas Dihantam Tanah Longsor
Minggu, 17 Januari 2021 - 12:26 WIB
loading...
Enam orang tewas akibat bencana tanah longsor di Manado. Foto/Okezone/Subhan Sabu
A
A
A
MANADO - Cuaca ekstrem yang terjadi di Manado, sejak beberapa hari terakhir, berdampak terjadinya bencana alam tanah longsor , banjir hingga pohon tumbang, yang dipicu oleh derasnya hujan disertai angin kencang yang masih terjadi hingga hari ini.
Baca juga: Satu Korban Tertimbun Tanah Longsor di Manado Berhasil Ditemukan
Bencana tanah longsor terjadi di Kelurahan Paal IV Perkamil, Malalayang, Ranotana Weru, dan Kelurahan Kombos Timur. Bencana tersebut menelan enam korban jiwa akibat tertimpa tanah longsor.
Di kelurahan Paal IV, tepatnya di Perumahan Aspol Tikala, Kelurahan Paal IV Lingkungan 6, Kecamatan Tikala, Kota Manado, seorang anggota Polsek Tikala atas nama Aiptu Kifni Kawulur (49) yang bertugas sebagai Babinkantibmas di Kelurahan Kairagi Weru, dan Dendengan Luar, meninggal dunia tertimbun tanah longsor yang terjadi Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 15.15 WITA.
Di Kelurahan Perkamil, satu keluarga tewas setelah rumahnya tertimbun tanah longsor pada Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 14.30 WITA. Ketiga korban meninggal yakni Fanny Poluan (50), Arni Laurens (44) dan Chelsea (8).
Sedangkan di Jalan Sea, Kelurahan Malalayang Satu Barat Lingkungan 2, tanah longso r menerjang dua rumah dan mengakibatkan tiga orang tertimbun tanah longsor. Dua korban berhasil dievakuasi kemarin sore yakni Kevin (40) dalam kondisi selamat sedangkan Meyni Pondaag (62) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Baca juga: Satu Korban Tertimbun Tanah Longsor di Manado Berhasil Ditemukan
Bencana tanah longsor terjadi di Kelurahan Paal IV Perkamil, Malalayang, Ranotana Weru, dan Kelurahan Kombos Timur. Bencana tersebut menelan enam korban jiwa akibat tertimpa tanah longsor.
Di kelurahan Paal IV, tepatnya di Perumahan Aspol Tikala, Kelurahan Paal IV Lingkungan 6, Kecamatan Tikala, Kota Manado, seorang anggota Polsek Tikala atas nama Aiptu Kifni Kawulur (49) yang bertugas sebagai Babinkantibmas di Kelurahan Kairagi Weru, dan Dendengan Luar, meninggal dunia tertimbun tanah longsor yang terjadi Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 15.15 WITA.
Di Kelurahan Perkamil, satu keluarga tewas setelah rumahnya tertimbun tanah longsor pada Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 14.30 WITA. Ketiga korban meninggal yakni Fanny Poluan (50), Arni Laurens (44) dan Chelsea (8).
Sedangkan di Jalan Sea, Kelurahan Malalayang Satu Barat Lingkungan 2, tanah longso r menerjang dua rumah dan mengakibatkan tiga orang tertimbun tanah longsor. Dua korban berhasil dievakuasi kemarin sore yakni Kevin (40) dalam kondisi selamat sedangkan Meyni Pondaag (62) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Lihat Juga :