Pondok Pesantren Al-Madaroh Roboh, Pagi Ini Petugas Gabungan Lakukan Pembersihan
Minggu, 17 Januari 2021 - 11:41 WIB
loading...
Petugas gabungan melakukan evakuasi reruntuhan bangunan di Asrama Pondok Pesantren Al-Madaroh di Kampung Loji, Desa Batulawang, Kecamatan Cinapas, Kabupaten Cianjur. Foto/iNews TV/Mochamad Andi Ichsyan
A
A
A
CIANJUR - Pasca robohnya bangunan asrama Pondok Pesantren Al Madaroh di Kampung Loji, Desa Batulawang, Kecamatan Cinapas, Kabupaten Cianjur, petugas gabungan melakukan upaya evakuasi dan pembersihan material reruntuhan bangunan .
Baca juga: 8 Santri Luka Tertimpa Bangunan Ponpes Al-Madaroh Cipanas yang Roboh
Petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan, melakukan evakuasi material reruntuhan bangunan , karena dikawatirkan masih ada santri yang terjebak di dalam reruntuhan bangunan asrama tersebut.
Sementara untuk kondisi para korban yang sebelumnya dilarikan ke RSUD Cimacan, kini sudah dipulangkan dan dapat melakukan perawatan di rumah . Namun, ada beberapa korban yang terpaksa dirujuk ke RSUD Cianjur, untuk mendatkan perwatan lanjutan lantaran mengalami patah tulang.
Baca juga: Ada Awan Panas Guguran Dari Semeru, Belasan Kecamatan di Probolinggi Hujan Abu
Menurut dokter jaga di RSUD Cimacan, Meili Eka Setiani, ada empat korban yang dirujuk ke RSUD Cianjur, karena mengalami patah tulang dan membutuhkan penanganan medis segera. "Sementara yang sudah diperbolehkan pulang ada tujuh orang," tuturnya.
Baca juga: 8 Santri Luka Tertimpa Bangunan Ponpes Al-Madaroh Cipanas yang Roboh
Petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan, melakukan evakuasi material reruntuhan bangunan , karena dikawatirkan masih ada santri yang terjebak di dalam reruntuhan bangunan asrama tersebut.
Sementara untuk kondisi para korban yang sebelumnya dilarikan ke RSUD Cimacan, kini sudah dipulangkan dan dapat melakukan perawatan di rumah . Namun, ada beberapa korban yang terpaksa dirujuk ke RSUD Cianjur, untuk mendatkan perwatan lanjutan lantaran mengalami patah tulang.
Baca juga: Ada Awan Panas Guguran Dari Semeru, Belasan Kecamatan di Probolinggi Hujan Abu
Menurut dokter jaga di RSUD Cimacan, Meili Eka Setiani, ada empat korban yang dirujuk ke RSUD Cianjur, karena mengalami patah tulang dan membutuhkan penanganan medis segera. "Sementara yang sudah diperbolehkan pulang ada tujuh orang," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :