Psikolog Universitas Pancasila: Pandemi COVID-19 Mengubah Industri Esek-Esek

Minggu, 17 Januari 2021 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Faktornya karena memang adanya kebutuhan antara penjaja dan pengguna. Artinya, si penjaja memerlukan imbalan dari jasanya. Sedangkan pengguna memerlukan jasa pelayanan wanita yang diincarnya. “Ya open booking karena memang ada kebutuhan. Sepanjang ada supply dan ada demand maka ‘pasar’ akan selalu ada,” tegasnya.

Dengan kemajuan digital dan situasi pandemi, baik penjaja maupun pengguna akhirnya sama-sama bertransformasi. Jualan online pun dianggap sebagai hal yang sangat memungkinkan di masa pandemi dan penerapan PSBB. “Sebenernya bukan barang baru untuk transaksi online di prostitusi. Tapi dengan adanya pandemi dan psbb seperti ini ya ‘jualan’ online menjadi satu pilihan yang sangat mungkin,” katanya.

Dalam situasi ini, Shinta mengingatkan pentingnya tim pemantau siber. Karena saat ini mereka tidak lagi turun ke jalan, melainkan ‘berselancar’ di dunia digital. “Peran patroli siber memang jadi penting,” ungkapnya. (Baca juga; Bisnis Prostitusi Apartemen Manfaatkan Sewa Unit Harian )

Aturan mengenai pelanggar di dunia digital sebenarnya sudah ada. Hanya saja yang disayangkan adalah implementasi dari aturan tersebut yang masih dianggap lemah. “Sebenarnya sudah ada UU yang mengatur, hanya memang implementasinya yang selalu lemah,” paparnya.

Lebih lagi saat ini masyarakat juga sudah jauh lebih kritis dan melek digital. Sehingga mereka bisa mencari segala informasi apapun termasuk penegakan hukum pelanggar aturan digital. Hanya saja yang dilihat masyarakat masih banyak pelanggar yang tidak dikenakan sanksi sehingga tidak heran praktek prostitusi online masih tumbuh subur saat ini. “Masyarakat juga sering melihat bahwa peran penerapan UU ITE terkait prostitusi juga lebih banyak yang tidak kena sanksi,” tutupnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Tabrakan Kereta Bekasi...
Tabrakan Kereta Bekasi Picu Trauma Psikologis, Ini Penjelasan Psikolog Unair
Tak Mudik Saat Lebaran?...
Tak Mudik Saat Lebaran? Ini Tips Psikolog Unesa Atasi Overthinking di Perantauan
Rekomendasi
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved