46 Tenaga Medis RSUP Dr Kariadi Positif Corona, Ganjar: Akibat Pasien Tak Jujur

Jum'at, 17 April 2020 - 11:27 WIB
loading...
46 Tenaga Medis RSUP...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kasus terjangkitnya 46 tenaga medis RSUP Dr Kariadi Semarang disebabkan karena adanya pasien yang tidak jujur. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kasus terjangkitnya 46 tenaga medis RSUP Dr Kariadi Semarang disebabkan karena adanya pasien yang tidak jujur. Pasien yang datang berobat tersebut tidak mengatakan bahwa baru saja bepergian dari daerah-daerah zona merah.

Tenaga medis yang positif COVID-19 terdiri puluhan dokter dan perawat. "Kejadian di RSUP Dr Kariadi itu sesuatu yang luar biasa. Ini pembelajaran bagi kita bahwa seorang dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sangat rentan. Sedihnya lagi, mereka terkena virus COVID-19 dari pasien yang tidak jujur," kata Ganjar saat menerima bantuan alat-alat kesehatan di Wisma Perdamaian, Jumat (17/4/2020). (Baca juga: Ika Dewi, Relawan Perempuan Satu-satunya yang Jadi Sopir Ambulans)

Gubernur menyesalkan ketidakjujuran pasien saat berobat itu. Sebab akibat ketidakjujuran itu, membawa petaka bagi siapapun, termasuk para dokter, perawat dan tenaga kesehatan. "Kalau di jantung dan benteng pertahanan terakhir bisa tertular, ini sesuatu yang sangat serius. Untuk itu kami minta seluruh rumah sakit untuk memperketat protokol kesehatan di tempat masing-masing demi melindungi para tenaga medis kita," tegasnya.

Sedangkan dr Tirta, dokter yang kini menjadi relawan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta seluruh masyarakat untuk jujur di tengah pandemi COVID-19. "Kejujuran itu paling penting. Sebab, yang paling berbahaya dari COVID-19 adalah orang tanpa gejala (OTG), mereka yang tidak memiliki gejala apapun namun ternyata terinfeksi. Nah, orang-orang semacam ini harus jujur saat melakukan pemeriksaan medis," kata dokter yang cukup dikenal warganet itu.

Masyarakat lanjut dia tidak perlu takut dan menutup-nutupi apabila mereka memang diduga tertular COVID-19. Caranya simpel, masyarakat cukup menerangkan riwayat kontak, apakah pernah bepergian dari daerah zona merah dan lainnya.

"Jangan takut, tidak akan diapa-apain. Justru kalau tidak jujur, yang bahaya itu orang di sekitar kalian dan tenaga medis. Buat apa negara sudah mempersiapkan pertahanan bagus, kalau masyarakatnya masih tidak jujur," tegasnya.

Ketidakjujuran itu, lanjut Tirta, akan merusak sistem yang telah dibangun. Masyarakat tidak perlu takut, kalau memang dinyatakan OTG dan dalam kondisi sehat, mereka hanya akan dikarantina di rumah dan diawasi oleh tenaga medis.

"Rasah wedhi (nggak usah takut), ra bakal dikapak-kapakke (tidak akan diapa-apakan). Malah enak dikei vitamin karo panganan (malah enak dikasih vitamin dan makanan," tutup dokter yang juga pernah ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 itu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Keluarga dr Aulia Risma...
Keluarga dr Aulia Risma Ngadu ke Polda Jateng, Laporkan RSUP Kariadi dan Undip?
Dokter Aulia Risma Dipalak...
Dokter Aulia Risma Dipalak Puluhan Juta, Guru Besar FK Undip: Itu Uang Iuran Angkatan
Diberhentikan dari RSUP...
Diberhentikan dari RSUP dr Karyadi Semarang, Dekan Undip: Sepekan Saya Rawat 300 Pasien Kanker
Undip Sebut Jam Kerja...
Undip Sebut Jam Kerja Berlebihan Akar Persoalan PPDS, RSUP dr Kariadi Bilang Gini
Viral Dokter Muda FK...
Viral Dokter Muda FK Undip Bunuh Diri, Netizen: Beban Kerja 18 Jam Ikut PPDS
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Infografis
Usai Isoman, Pasien...
Usai Isoman, Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Perlu Tes PCR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved