Tangis Pecah Saat Peti Jenazah Co-Pilot NAM Air Fadly Satriyanto Masuk Liang Lahat
Jum'at, 15 Januari 2021 - 19:23 WIB
loading...
Keluarga dan kerabat almarhum Fadly Satriyanto tak kuasa menahan tangis di pemakaman. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Duka mendalam dialami keluarga dan kerabat Co-Pilot NAM Air, Fadly Satriyanto . Mereka menumpahkan air mata saat mengantar ke tempat peristirahatan terakhir, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/1/2021).
Baca juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Co-Pilot NAM Air Fadly Satriyanto
"Apakah Fadly orang baik," tanya ayah Fadly Satrianto , Sumarzen Marzuki sambil menahan tangis. Sontak para petakziahpun menjabat bahwa almarhum merupakan orang baik.
Dalam kesempatan itu, Sumarzen berkali-kali bertanya kepada seluruh rekan kerja atau kerabat apakah almarhum memiliki tanggungan utang. Jika ada, ia meminta agar tanggungan itu segera ditagih pada keluarga.
"Mohon maafkan anak kami jika ada salah, terimakasih sudah mengantar hingga ke pemakaman," ucapnya sambil gemetar.
Sumarzen juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemkot Surabaya, dan semua pihak yang bekerja keras membantu kelancaran dari proses pencarian hingga peristirahatan terakhir.
Baca juga: Diduga Bawa Rokok Ilegal, Pengusaha Kondang Batam Tewas Tertembak Saat Serang Petugas Bea Cukai
"Terutama kepada Pemkot Surabaya, dalam hal ini kepada Pak Whisnu atas perhatian yang cukup besar kepada kami. Sejak awal selalu berkunjung kepada kami dan menyatakan siap membantu," kata dia.
Ia berharap, seluruh k orban segera bisa cepat diidentifikasi karena betapa pedihnya menunggu kepastian selama bebera hari. "Kita doakan semoga cepat teridentifikasi," ucapnya.
![Tangis Pecah Saat Peti Jenazah Co-Pilot NAM Air Fadly Satriyanto Masuk Liang Lahat]()
Pantauan di lapangan, sejak jenazah Fadly Satrianto tiba di pemakaman, suasana duka begitu terasa. Peti jenazah diangkat langsung oleh kapten dan awak pesawat Sriwijaya Air hingga ke liang lahat. Orang tua almarhum terus memegangi foto anak tercintanya.
Diketahui, almarhum Fadly Satriyanto merupakan Co-Pilot NAM Air Fadly Satriyanto yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan jenazah kedua yang berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Baca juga: Gempa Luluhlantakkan Majene, Panglima TNI Kerahkan Pasukan dan Pesawat
Korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) ini, berhasil diidentifikasi dari potongan bagian tubuh yang didapatkan identik 12 titik persamaan dari perbandingan dengan sidik jari telunjuk kanan di e-KTP.
Baca juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Co-Pilot NAM Air Fadly Satriyanto
"Apakah Fadly orang baik," tanya ayah Fadly Satrianto , Sumarzen Marzuki sambil menahan tangis. Sontak para petakziahpun menjabat bahwa almarhum merupakan orang baik.
Dalam kesempatan itu, Sumarzen berkali-kali bertanya kepada seluruh rekan kerja atau kerabat apakah almarhum memiliki tanggungan utang. Jika ada, ia meminta agar tanggungan itu segera ditagih pada keluarga.
"Mohon maafkan anak kami jika ada salah, terimakasih sudah mengantar hingga ke pemakaman," ucapnya sambil gemetar.
Sumarzen juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemkot Surabaya, dan semua pihak yang bekerja keras membantu kelancaran dari proses pencarian hingga peristirahatan terakhir.
Baca juga: Diduga Bawa Rokok Ilegal, Pengusaha Kondang Batam Tewas Tertembak Saat Serang Petugas Bea Cukai
"Terutama kepada Pemkot Surabaya, dalam hal ini kepada Pak Whisnu atas perhatian yang cukup besar kepada kami. Sejak awal selalu berkunjung kepada kami dan menyatakan siap membantu," kata dia.
Ia berharap, seluruh k orban segera bisa cepat diidentifikasi karena betapa pedihnya menunggu kepastian selama bebera hari. "Kita doakan semoga cepat teridentifikasi," ucapnya.
.jpg)
Pantauan di lapangan, sejak jenazah Fadly Satrianto tiba di pemakaman, suasana duka begitu terasa. Peti jenazah diangkat langsung oleh kapten dan awak pesawat Sriwijaya Air hingga ke liang lahat. Orang tua almarhum terus memegangi foto anak tercintanya.
Diketahui, almarhum Fadly Satriyanto merupakan Co-Pilot NAM Air Fadly Satriyanto yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan jenazah kedua yang berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Baca juga: Gempa Luluhlantakkan Majene, Panglima TNI Kerahkan Pasukan dan Pesawat
Korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) ini, berhasil diidentifikasi dari potongan bagian tubuh yang didapatkan identik 12 titik persamaan dari perbandingan dengan sidik jari telunjuk kanan di e-KTP.
(eyt)
Lihat Juga :